Hari Ketiga Vaksinasi Wartawan, Begini Suasana di GBK Senayan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 10:51 WIB
Suasana pelaksanaan vaksinasi wartawan di Senayan, Jakarta, Sabtu (27/2/2021) (Kadek/detikcom)
Suasana pelaksanaan vaksinasi wartawan di Senayan, Jakarta, Sabtu (27/2/2021). (Kadek/detikcom)
Jakarta -

Awak media hari ini menjalani vaksinasi hari ketiga di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Pelaksanaan vaksinasi wartawan pagi ini terlihat teratur dan berjalan lancar.

Pantauan detikcom di Hall A Basket GBK, Jakarta Pusat, pukul 09.30 WIB, antrean di pintu masuk awal tampak lengang. Tidak terlihat antrean yang menumpuk. Para awak media yang hendak divaksinasi dan berada di area registrasi terlihat mengantre secara teratur.

Sebelum memasuki area registrasi, peserta diarahkan mencuci tangan dan dicek suhu tubuhnya. Mereka kemudian dipersilakan menunggu di kursi yang telah disediakan.

Peserta yang hadir terlihat mengenakan masker. Kursi antrean satu peserta dengan peserta lainnya terlihat berjarak.

Ada sekitar 3.000 awak media yang sudah divaksinasi pada gelombang pertama dan kedua. Total dari data yang terdaftar, target vaksinasi awak media dari gelombang pertama hingga ketiga lebih dari 5.000.

"Hari pertama dan kedua 3.300 peserta. Target 3 hari total ada 5.500 yang akan divaksin," kata salah seorang petugas di lokasi.

Salah seorang awak media bernama Dian menilai proses suntik vaksinasi berjalan cukup cepat. Dia mengatakan proses registrasi hingga screening cukup memakan waktu tapi tak terlalu lama.

"Tadi sudah vaksin, jam 08.30 WIB registrasi dan baru disuntik sekitar jam 08.45 WIB. Karena datang awal, masih tergolong cepat. Ada beberapa rangkaian di awal membuat antrean agak lama. Secara keseluruhan, dengan jumlah yang divaksinasi ribuan, ini termasuk ceptlah, ya," ujarnya.

Dian tidak merasakan gejala apa pun setelah divaksinasi. Sebelum divaksinasi, Dian mengaku telah mempersiapkan diri dengan mengikuti anjuran tidur cukup dan sarapan sebelum berangkat ke tempat vaksinasi.

"Setelah observasi satu jam, belum ada reaksi apa-apa. Semoga sampai 24 jam nggak ada reaksi apa-apa. Cuma lakuin tips saja tidur lebih cepat sama sarapan dulu sebelum ke sini," ucapnya.

Proses vaksinasi diawali dengan validasi data. Setelah itu, peserta mengambil nomor antrean.

Setelah itu peserta akan dicek kesehatannya atau screening. Peserta akan diperiksa dan ditanyai soal riwayat penyakit yang pernah diderita.

Setelah lolos proses screening, para peserta kemudian disuntik vaksin. Setelah disuntik, para peserta menjalani proses observasi dan diminta menunggu selama 30 menit. Apabila tidak ada gejala dan keluhan, para peserta diperkenankan pulang.

(hel/hel)