Duduk Perkara Briptu PN Ngamuk, Congkel Kos Pacar hingga Dikira Maling

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 18:51 WIB
Barikade polisi menggunakan  tameng. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi polisi. (Foto: Dikhy Sasra/detikcom)
Jakarta -

Seorang oknum polisi, Briptu PN diamankan warga karena mengamuk dan merusak kamar kos pacarnya di Tanah Abang, Jakarta Pusat, dini hari tadi. Warga yang mengamankan PN sempat mengiranya hendak melakukan pencurian.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Singgih Hermawan menjelaskan duduk perkara peristiwa yang terjadi pada dini hari tadi. Menurut Singgih, PN saat itu datang ke kos tersebut untuk mencari pacarnya yang berinisial F.

"Bukan pencurian ya. Jadi begini, antara korban si F dan bapaknya pemilik kos Pak D, F tinggal di kos-kosan itu. Antara dengan si pelaku ini ada hubungan pribadi," kata Singgih saat dihubungi detikcom, Jumat (26/2/2021).

Ketika datang ke kosan itu, PN melompati pagar, sehingga membuat warga curiga yang kemudian mengiranya hendak melakukan pencurian.

"Kejadiannya dia datang ke situ pagi-pagi lompat pagar nyari si F ini. Subuh jam setengah 5 mungkin," lanjutnya.

Namun, saat itu F tidak ada di rumahnya. Singgih menduga, F pergi dari rumah kos untuk menghindari pelaku.

"F-nya nggak ada di tempat. Karena dalam minggu-minggu ini dia sering dihubungi pelaku. Mungkin nggak mau nemuin atau gimana. Dia tinggal di rumah, tapi nggak jauh juga, di Kebon Kacang situ," tuturnya.

PN kemudian berteriak-teriak memanggil nama F. Mendengar teriakan itu, penghuni kos lainnya kemudian menghubungi pemilik kos yang juga merupakan ayah dari F.

"Nah datang ke kos-kosan dia teriak-teriak pelakunya, penghuni kosan lain nelpon pemilik kos, bapaknya F ini," ujarnya.

Tak berselang lama warga bersama pemilik kos datang dan mengamankan pelaku. Pelaku kata Singgih, juga sempat mengacungkan airsoft gun saat itu.

"Setelah datang bapak itu sama warga, berusaha diamankan, dia mengacungkan kayak senjata api ternyata itu cuman airsoft gun, makanya nggak meletus karena softgun biasa dan pelurunya juga nggak jelas, karet," ucapnya.

Lebih lanjut Singgih menyampaikan pelaku dan juga beberapa saksi saat ini sedang berada di Polsek Tanah Abang. Mereka sedang menjalani pemeriksaan.

(mea/mea)