Nurhadi Ungkap Tempat Persembunyian Selama Jadi Buron KPK

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 16:55 WIB
Sidang lanjutan eks Sekretaris MA Nurhadi agenda pemeriksaan saksi (Zunita/detikcom).
Sidang lanjutan eks Sekretaris MA, Nurhadi. (Zunita/detikcom)
Jakarta -

Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi, mengungkap tempat persembunyiannya saat menjadi buron KPK. Hal itu diungkapkan Nurhadi saat diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang kasus suap.

Awalnya jaksa KPK bertanya tentang seberapa jauh Nurhadi mengetahui kasusnya dari mulai ditetapkan sebagai tersangka hingga masuk daftar pencarian orang (DPO). Nurhadi juga mengungkapkan alasan kenapa dia tidak pernah memenuhi panggilan KPK saat berstatus tersangka kasus suap penanganan perkara.

"Kenapa jadi DPO tahu?" tanya jaksa KPK Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (25/2/2021).

"Yah... tahu persisnya tidak. Tapi diminta untuk klarifikasi kedatangannya untuk BA, diperiksa, tidak hadir," jawab Nurhadi.

Nurhadi beralasan, dia dan menantunya, Rezky Herbiyono, tidak pernah datang memenuhi panggilan KPK. Alasannya, dia ingin menenangkan keluarganya dahulu.

"(Alasan tidak hadir ke KPK) Gini, pertama saya lagi melakukan upaya hukum praperadilan, itu satu. Kedua, saya tidak pernah melakukan hal yang disangkakan, tapi saya diposisikan sebagai tersangka, kaitan ini saya harus mendudukkan keluarga, memberikan pemahaman, karena keluarga saya perempuan semua dan cucu traumatik," ujar Nurhadi.

"Saya harus memberi pengertian, bahkan nggak cukup sekali, dua kali. Sedikit banyak, saya ngerti tolong dihormati dulu prapernya (praperadilan), nah setelah itu putus, ditolak, dan saya masih mengajukan lagi karena saya tidak puas dengan keputusan itu, sambil saya mengondisikan keluarga, menenangkan keluarga, karena perempuan-perempuan itu jadi kepala rumah tangga juga nantinya. Ini yang mendasari saya kenapa saya memutuskan untuk tidak hadir panggilan itu, kemudian sampai DPO," tambah Nurhadi.

Nurhadi mengaku hendak menyerahkan diri bersama Rezky ke KPK. Namun, sebelum dia menyerahkan diri, KPK sudah lebih dulu mencokoknya.

"Beda 2 hari, kami akan serahkan diri, tapi selang beberapa hari itu kami ditangkap," sebutnya.

Jaksa kemudian bertanya tempat persembunyian Nurhadi dan Rezky selama jadi DPO. Nurhadi mengaku dia tinggal di Kediri, Jawa Timur, selama dia masuk DPO.

"Hanya di satu tempat. Di rumah saya di Kediri. Saya hanya berdua sama Rezky. Nggak ada (tempat lain)," ungkap Nurhadi.

Nurhadi mengaku sempat bertemu dengan Hiendra Soenjoto sebelum jadi buron. Simak di halaman berikutnya.

Lihat juga Video: Menantu Nurhadi Positif Corona, Sidang Suap Gratifikasi Perkara MA Ditunda

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2