Akankah Helena Lim Disuntik Dosis Kedua Vaksin COVID-19?

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 15:20 WIB
Helena Lim divaksin COVID-19
Helena Lim divaksinasi COVID-19 (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Kasus crazy rich Jakarta Utara Helena Lim yang disuntik vaksin virus Corona (COVID-19) terus diusut. Namun akankah Helena Lim mendapatkan dosis kedua vaksinasi COVID-19?

"Itu nanti kita diskusikan. Nanti Dinkes yang lebih tahu karena orang itu kan kalau sudah divaksin yang pertama, dia harus mendapatkan vaksin yang kedua. Jadi harus dibedakan masalah kesehatan dan masalah pelanggaran. Jadi kita harus mengutamakan masalah kesehatannya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada wartawan yang disiarkan melalui akun Instagramnya, Jumat (26/2/2021).

Seperti diketahui, Helena Lim disuntik bersama kelompok tenaga kesehatan (nakes). Saat itu vaksin yang digunakan bermerek Sinovac yang memiliki 2 dosis penyuntikan.

Riza mengungkapkan saat ini jajarannya belum mengambil sikap terkait pemberian vaksinasi tahap kedua terhadap Helena Lim. Namun, ia menuturkan, aspek kesehatan perlu diperhitungkan di luar permasalahan hukum yang menjeratnya.

"Jadi menurut hemat kami, menurut hemat saya, setidaknya saya kira seharusnya diberikan vaksin kedua karena alasan kesehatan. Buat terkait masalah adanya pelanggaran, itu lain lagi," sebutnya.

"Tapi ini akan kami tanyakan juga bagaimana bijaknya dan para pihak aparat bagaimana menyikapinya, kesehatan bagaimana menyikapinya. Jangan sampai yang bersangkutan malah terganggu kesehatannya. Nanti kita selesaikan secara bijak. Pemimpin, pemerintah, harus bijaksana menyikapi berbagai masalah. Dari segi hukum bagaimana, dari segi kesehatan gimana," ujarnya.

Sebelumnya, vaksinasi terhadap Helena Lim menimbulkan polemik. Pasalnya, selebgram tersebut diduga memalsukan dokumen sebagai bagian dari tenaga kesehatan untuk bisa divaksinasi.

Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya telah bertemu dengan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti untuk mengklarifikasi terkait kasus Helena Lim yang divaksinasi COVID duluan di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya Teguh P Nugroho menduga ada potensi pemalsuan dokumen dalam kasus Helena Lim.

"Dapat diduga dalam kasus selebgram (Helena Lim) di Jakarta Barat, ada potensi pemalsuan dokumen dari pihak pemberi kerja kepada individu yang bersangkutan dengan memanfaatkan celah lemahnya proses verifikasi data manual bagi tenaga penunjang kesehatan. Dan dugaan pemalsuan dokumen itu merupakan tindak pidana yang sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kepolisian," ujar Teguh melalui keterangan tertulis, Rabu (17/2).

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Tonton Video: Soal Polemik 'Crazy Rich Jakut' Helena Lim yang Divaksinasi Duluan

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2