Keroyok Teman Gegara Utang, Polisi Amankan 2 Pelajar di Palembang

Prima Syahbana - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 08:39 WIB
Polisi amankan 2 pelajar di Palembang yang keroyok teman gegara hutang  (Prima Syahbana/detikcom)
Polisi mengamankan dua pelajar di Palembang yang mengeroyok teman gegara utang. (Prima Syahbana/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap dua pelajar berinisial JR (17) dan FR (17) di Palembang, Sumatera Selatan. Keduanya ditangkap lantaran terlibat pengeroyokan serta pencurian terhadap temannya, MN (19).

Kasus penganiayaan itu dilakukan terhadap mahasiswa di sebuah tempat kos kawasan Demang Lebar Daun, Palembang. Aksi itu terjadi pada 12 Februari 2021 sekitar pukul 03.30 WIB.

"Saat melakukan pengeroyokan tersebut, pelaku tak hanya berdua, melainkan berempat. Saat ini kita baru mengamankan dua pelaku, sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran," kata Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Deni Triana kepada detikcom, Jumat (26/2/2021).

Polisi mengatakan aksi pengeroyokan dan penganiayaan itu dipicu akibat salah satu pelaku memiliki persoalan utang dengan korban. Pelaku tersebut, kata Kompol Deni, mengajak teman-temannya mendatangi korban ke tempat kosnya.

"Dari keterangan kedua pelaku, pengeroyokan itu dipicu, korban dan GL yang memiliki persoalan utang-piutang. Korban disebut memiliki utang kepada paman GL. GL, meminta bantuan kepada keduanya untuk mendatangi korban. Keduanya mengaku tidak tahu bakal terjadi kejadian itu," jelasnya.

Setiba di kosan korban, para pelaku mulai melakukan pengeroyokan. Polisi mengatakan korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku JR (17) langsung menusukkan pisau ke kepala korban.

"Karena merasa dirinya terancam, korban pun bangun dan mencoba melakukan perlawanan terhadap para pelaku. Lalu pada saat korban terjatuh, pelaku JR langsung menusukkan pisau ke arah samping kiri kepala korban hingga berdarah," tutur Deni.

Melihat kepala korban bersimbah darah, salah satu pelaku berinisial GL pun langsung mengambil satu ponsel korban yang tergeletak di atas kasur. Setelah itu, para pelaku langsung melarikan diri.

Setelah mendapat laporan atas kejadian itu, polisi langsung menyelidiki kasus tersebut. Polisi pun telah menangkap kedua pelaku.

"Jadi keempat pelaku mendatangi kos-kosan tersebut dan melakukan penganiayaan pada korban, dua statusnya masih pelajar berhasil kita amankan, sedangkan dua lainnya masih DPO dan terus kita lakukan pengejaran," tutup Kapolsek.

Lihat juga video 'Terekam CCTV! Belasan Anggota Geng Motor Keroyok Pemuda di Cianjur':

[Gambas:Video 20detik]



(hel/hel)