Round-Up

Sidang Etik Menanti Dosen Pria yang Aniaya Kaprodi Wanita

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 06:37 WIB
Kampus UMI Makassar
ilustrasi kampus UMI Makassar (Foto: Hermawan/detikcom)
Makassar -

Kasus pemukulan antar sesama dosen di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar bikin heboh. Kasus ini berujung pada sidang etik.

Dosen perempuan yang dipukul merupakan Ketua Prodi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi Dr Hadawiah, sedangkan dosen pria yang memukul merupakan Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris Muhajjir. Kini sidang etik menanti Muhajjir.

"Permasalahan ini pimpinan merespons dengan cepat, responsnya adalah persoalan ini dibawa ke Komisi Etik dan sudah mulai bersidang sejak kemarin," kata Wakil Rektor UMI, Nazrullah, saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (25/1/2021).

Sidang kode etik ini, kata Nazrullah, akan berjalan objektif. Hasil dari sidang kode etik akan membuahkan keputusan sanksi terhadap Muhajjir.

"Proses dalam komite etik akan mencermati masalah ini seobjektif mungkin. Artinya, seperti apa yang saya kata tadi tadi, UMI itu lembaga pendidikan dan lembaga dakwah," ujarnya.

Tangkapan layar video viral penganiayaan dosen wanita UMI Makassar oleh dosen pria bernama Muhajjir (dok. Istimewa).Foto: Tangkapan layar video viral penganiayaan dosen wanita UMI Makassar oleh dosen pria bernama Muhajjir (dok. Istimewa).

Dalam video yang beredar, tampak Hadawiah yang berjilbab ungu terlihat terlibat cekcok mulut dengan Muhajjir. Cekcok mulut tersebut tampak semakin alot karena Hadawiyah dan Muhajir tiba-tiba terlibat saling pukul. Sejumlah mahasiswa yang sejak awal berada di lokasi kemudian berusaha melerai.

"Memangnya kau siapa, saya tidak pernah urusi ko (saya tidak pernah mengurus urusan mu)," ujar Hadawiyah dalam video itu.

Lihat video 'Dosen Pria dan Wanita di UMI Makassar Cekcok, Berujung Saling Pukul!':

[Gambas:Video 20detik]



Bagaimana kesaksian Hadawiyah soal pemukulan itu? baca di halaman berikutnya >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2