Round-Up

Juliari Tersangka, Wakil Rakyat PDIP Jadi Saksi di KPK

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 19:24 WIB
Anggota DPR dari Fraksi PDI-Perjuangan, Rakyan Ihsan Yunus tiba di Gedung KPK Jakarta, Kamis (25/2/2020) untuk menjalani pemeriksaan. Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Matheus Joko Santoso dalam perkara korupsi dana bansos.
Anggota DPR F-PDIP Ihsan Yunus saat menunggu di lobi KPK untuk menjalani pemeriksaan di kasus suap terkait bansos dalam penanganan COVID-19. (Ari Saputra/detikcom)

Pada 1 Februari 2021 penyidik KPK tiba-tiba menggelar rekonstruksi perkara yang sifatnya terbuka bagi publik. Hal ini sebelumnya belum pernah terjadi.

Dalam rekonstruksi itu mencuat nama anggota DPR RI Fraksi PDIP Ihsan Yunus. Saat itu Ihsan Yunus diperankan oleh pemeran pengganti tengah bertemu dengan tersangka Matheus Joko Santoso selaku PPK di Kemensos.

Dari rekonstruksi itu terungkap Ihsan Yunus diduga terlibat dalam pusaran korupsi ini. Selain adanya pertemuan, seorang perantara Ihsan Yunus bernama Agustri Yogasmara alias Yogas diperlihatkan dalam adegan berikutnya menemui Matheus Joko dan Deny Sutarman.

Dalam adegan ke-6, ada transaksi pemberian uang Rp 1,5 miliar dari tersangka Harry Sidabukke ke Yogas. Sedangkan di adegan 17, Yogas kembali menerima 2 unit sepeda Brompton dari Harry.

Pemberian uang Rp 1,5 miliar dan 2 unit sepeda Brompton itu belum diketahui apa ada keterkaitan dengan Ihsan Yunus atau tidak. KPK masih enggan membeberkan terlebih dahulu.

Belakangan nama Ihsan Yunus semakin santer hingga pada Rabu, 24 Februari 2021 KPK menggeledah kediaman Ihsan Yunus di Pulogadung, Jakarta Timur. Namun penyidik tak menemukan barang bukti terkait kasus korupsi bansos Corona dari rumah Ihsan.

Perihal ini dikritik Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). Koordinator MAKI Boyamin Saiman menilai penggeledahan yang tak mendapatkan barang bukti tersebut sudah terlambat.

"Lah geledahnya sudah sebulan dari kejadian, emang dapat apa? Agak sulit untuk dapat barang bukti, diduga sudah dibersihin sebelumnya. Sudah sangat terlambat," kata Boyamin kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Di sisi lain, Boyamin juga menggugat KPK dalam praperadilan berkaitan dengan penelantaran 20 izin penggeledahan dari Dewan Pengawas (Dewas) untuk KPK. Salah satu izin penggeledahan itu disebut Boyamin juga terkait Ihsan Yunus.

"(Gugatan praperadilan) masih tetap lanjut, karena masih ada yang kurang, yaitu terkait 20 izin penggeledahan belum semuanya dilakukan," katanya.

Terlepas dari itu, Ihsan Yunus akhirnya datang ke KPK. Ihsan Yunus memenuhi panggilan KPK pada Kamis, 25 Februari 2021. Kehadirannya itu berselang sehari setelah penyidik KPK menggeledah rumahnya.

Sebenarnya dia pernah dipanggil KPK pada 27 Januari 2021. Namun yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan surat pemanggilan dari KPK belum diterima.

"Yang bersangkutan dipanggil menjadi saksi untuk tersangka MJS," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (25/2).

Menariknya adalah Ihsan Yunus merupakan saksi pertama dalam kasus ini dari DPR. Seperti apa kelanjutan perkara ini? Simak terus di detikcom.

Halaman

(dhn/dhn)