Danlanud Sjamsudin Noor-Anggota Jalani Pemeriksaan Psikologi Terkait Senpi

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 15:56 WIB
Danlanud Sjamsudin Noor dan anggotanya jalani pemeriksaan psikologi terkait kelayakan pegang senpi
Danlanud Sjamsudin Noor dan anggotanya jalani pemeriksaan psikologi terkait kelayakan pegang senpi. (dok. TNI AU)
Banjarmasin -

Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb M Taufiq Arasj, hingga ajudannya menjalani pemeriksaan psikologi. Tak hanya mereka, personel polisi militer (pom) Lanud Sjamsudin Noor dan personel intel turut diperiksa kondisi psikologisnya. Ada apa?

Dikutip dari situs resmi TNI Angkatan Udara (AU), Rabu (25/2/2021), pemeriksaan psikologi ini dalam rangka kelayakan membawa senjata api (senpi). Tujuan dari tes psikologi ini adalah mengetahui layak atau tidaknya para personel Lanud Sjamsudin Noor dibekali senpi.

"Pengawasan penggunaan senjata api inventaris satuan ini dilaksanakan secara berkala dengan melakukan pengecekan fisik senjata api berupa pemeriksaan wujud senjata api, jumlah peluru, dan surat-suratnya, terus-menerus secara ketat. Tes psikologi bagi personel Lanud Sjamsudin Noor pemegang senjata api tersebut bisa dilakukan setiap tahunnya karena kejiwaan seseorang itu selalu berubah," tulis Dinas Penerangan (Dispen) AU dalam situs resminya, Kamis (25/2).

Pemeriksaan psikologi ini berlangsung di gedung Rd. S. Suryadharma Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Rabu (24/2). Personel Lanud Sjamsuddin Noor yang memegang senjata api wajib mengikuti tes psikologi ini.

Dari tes psikologi ini, tingkat kecerdasan dan karakter pribadi seorang prajurit dapat diketahui. Yang dinyatakan layak menguasai senpi adalah mereka yang nilai pengendalian diri dan kestabilan emosinya baik.

"Secara umum pemegang senjata api harus ada aturannya, beban tugas, serta kepangkatan. Ada clearance test dan tes psikologi, tidak hanya kecerdasan tapi diperlukan kestabilan mental dan jiwa juga penting. Anggota TNI yang memegang senjata api juga harus berdasarkan perintah serta sepengetahuan komandan," tulis Dispen AU.

Pemeriksaan psikologi ini dipimpin langsung oleh Komandan Kompi Pemeliharaan Psikologi Batalion Kesehatan Denma Mabes AU, Lettu Kes Ihsanul Hadi. Hasil tes psikologi akan langsung diumumkan.

"Jika tidak memenuhi syarat secara otomatis akan berimplikasi pada kemungkinan yang bersangkutan tidak diperbolehkan memegang senpi dan senpi akan ditarik," ujar Dispen AU.

Tonton juga Video: KKB Papua Todong Senpi ke Awak Pesawat, Polisi: Itu Akhir 2020

[Gambas:Video 20detik]



(aud/hri)