Politisi PDIP Ihsan Yunus Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Bansos Corona

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 14:16 WIB
Ihsan Yunus
Anggota DPR F-PDIP, Ihsan Yunus, dipanggil KPK terkait kasus suap bansos COVID-19. (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta - Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Ihsan Yunus, memenuhi panggilan KPK. Dia akan diperiksa terkait kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Corona.

Pantauan detikcom, sekitar pukul 14.08 WIB WIB, Ihsan Yunus tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Dia tampak mengenakan kemeja putih dibalut jaket biru dongker dan celana hitam.

Dia tak berkomentar apa pun ketika tiba di KPK. Dia langsung masuk ke lobi KPK.

Seperti diketahui, KPK kembali memanggil Ihsan Yunus menjadi saksi terkait kasus korupsi bansos Corona. Dia hendak diperiksa menjadi saksi untuk tersangka Matheus Joko Santoso (MJS).

"Yang bersangkutan dipanggil menjadi saksi untuk tersangka MJS," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (25/2).

Pemanggilan dilakukan setelah KPK menggeledah kediaman Ihsan Yunus yang berada di Pulogadung, Jakarta Timur, kemarin. Namun, dalam penggeledahan itu, penyidik KPK tidak mendapat barang bukti apa pun dari rumah Ihsan Yunus.

Kasus korupsi bansos Corona ini menjerat mantan Menteri Sosial Juliari Batubara, yang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka. Dia dijerat bersama empat orang lainnya, yaitu Matheus Joko Santoso, Adi Wahyono, Ardian IM, dan Harry Sidabukke.

Dua nama awal merupakan pejabat pembuat komitmen atau PPK di Kemensos. Sedangkan dua nama selanjutnya adalah pihak swasta sebagai vendor pengadaan bansos.

KPK menduga Juliari menerima jatah Rp 10 ribu dari setiap paket sembako senilai Rp 300 ribu per paket. Total setidaknya KPK menduga Juliari Batubara sudah menerima Rp 8,2 miliar dan Rp 8,8 miliar.

Simak Video "Penyuap Juliari Didakwa Beri Suap Masing-masing Rp 1,28 M dan Rp 1,95 M":

[Gambas:Video 20detik] (fas/dhn)