Rohadi PNS Tajir Ajukan Justice Collaborator: Siap Bongkar Aktor Lain

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 12:10 WIB
Rohadi
Rohadi si PNS Tajir (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mantan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi, mengajukan permohonan menjadi justice collaborator (JC) terkait kasus suap pengurusan perkara. Rohadi disebut siap mengungkap aktor lain dalam sidang kasus suap pengurusan perkara.

"Terkait permohonan justice collaborator, kami akan ajukan permohonan JC dan menyerahkan suratnya kepada Yang Mulia," ujar pengacara Rohadi, Fariz Risvano, dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2021).

Hakim ketua Albertus Usada pun menerima surat permohonan JC yang diberikan pihak Rohadi. Albertus mengatakan akan mempertimbangkan permohonan itu.

"Nanti kita akan pelajari relevansi, maksud dan tujuannya. Surat tersebut akan majelis pelajari tentang maksud tujuan dan relevansi perkara, sudah kami terima ya suratnya," kata hakim Albertus.

Seusai sidang, Fariz menjelaskan alasan Rohadi mengajukan permohonan JC adalah ingin kooperatif. Dia juga mengatakan Rohadi siap mengungkap aktor lain yang berkaitan dengan perkara ini

"Pada intinya alasan Pak Rohadi itu siap koperatif dalam semua pemeriksaan, dalam penegakan hukum yang sedang berjalan," kata Fariz.

"Pak Rohadi siap mengungkap siapa pun yang untuk pelaksanaan penegakan hukum yang sedang berjalan. Nanti Pak Rohadi sendiri yang akan menyampaikan (aktor lain) dalam perkembangan persidangan ini, mungkin akan disampaikan secara langsung," tutur Fariz.

Dalam sidang ini, diketahui Rohadi didakwa menerima suap senilai Rp 1,2 miliar dari Robert Melianus Nauw dan Jimmy Demianus Ijie.

Rohadi juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh jaksa KPK. Total TPPU Rohadi diperkirakan sebesar Rp 40.598.862.000 (Rp 40,598 miliar).

Jaksa juga mendakwa Rohadi menerima gratifikasi. Gratifikasi yang diterima Rohadi senilai Rp 11,5 miliar.

(zap/dhn)