3 Pengguna KRL Terjebak di Lift Stasiun Jatinegara, KAI Minta Maaf

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 09:36 WIB
Revitalisasi Stasiun Jatinegara telah selesai dilakukan. Kini Stasiun Jatinegara terlihat modern.
Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - KAI Commuter selaku pengelola kereta rangkaian listrik (KRL) meminta maaf atas peristiwa tiga orang terjebak di lift Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur. Peristiwa ini terjadi karena karena masalah pasokan listrik.

"KAI Commuter memohon maaf atas peristiwa yang dialami tiga orang pengguna akibat padamnya pasokan listrik di Stasiun Jatinegara, pada Rabu (24/2) sekitar pukul 16.30 WIB. Ketiga pengguna KRL tersebut berada di dalam lift akses peron jalur 5/6 saat listrik padam dan membuat lift tidak dapat bekerja. Pengguna kemudian menekan alarm yang segera terdengar oleh petugas," ucap VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam keterangannya, Kamis (25/2/2021).

Anne menyebut KAI Commuter telah melakukan upaya penyelamatan. Petugas akhirnya bisa mengevakuasi tiga pengguna KRL yang terjebak selama sekitar 30 menit.

"Proses evakuasi kemudian dipimpin oleh Kepala Stasiun Jatinegara dan berjalan selama 30 menit. Usai evakuasi, pengguna beristirahat di ruangan stasiun dan diperiksa kesehatannya. Hasilnya kondisi sehat dan dapat melanjutkan kembali ke tujuan masing-masing," kata Anne.

"Setelah evakuasi dan listrik menyala kembali, petugas juga memastikan kondisi lift, hasilnya alarm berfungsi baik," katanya.

Diketahui, Aldo Lim bersama dua temannya terjebak di lift Stasiun Jatinegara pada Rabu (24/2), pukul 17.02 WIB. Dia sempat mengunggah kejadian tersebut di akun Twitter-nya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada petugas yang telah berusaha mengevakuasi mereka saat lift macet. "Saya juga apresiasi dengan petugas yang banyak, kemarin bantu," kata Aldo, saat dihubungi.

Aldo berharap pengelola Stasiun Jatinegara memasang infrastruktur pendukung keselamatan. Selain itu, tombol darurat di lift pun diminta diperbaiki.

"Kalau saran untuk infrastrukturnya, mungkin bisa dicek kembali tombol voice call-nya, dan diadakan CCTV. Jadi bisa dipantau kondisi di dalam lift. Kalau saran untuk petugasnya, mungkin pada saat proses penyelamatan penumpang dari lift, petugas harus aktif memberikan arahan kepada penumpang agar tidak panik," katanya.

Lihat juga video 'Detik-detik Evakuasi 17 Orang Terjebak di Lift Jaktim':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/gbr)