Round-Up

Pesan Ahok 'Harus Berani' ke Sosok Baru Kadis SDA DKI

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 06:40 WIB
Kadis SDA DKI Yusmada Faizal
Kadis SDA DKI Yusmada Faizal. (Foto: Ilman/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik 13 pejabat baru, termasuk Yusmada Faizal yang ditunjuk sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta. Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok menyampaikan pesan ke Yusmada.

Anies berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik harus membawa kebaruan dalam program kerjanya. Dia mengajak jajarannya saling bekerja sama.

"Saat ini, kita harus memikirkan suatu kebaruan akan dibawakan di tempat yang baru, lalu siapkan langkah untuk benar-benar membawa kebaruan. Sejauh ini, ada tantangan yang tidak kecil dan itu sedang kita hadapi bersama sama. Kita sama-sama menghadapi musim hujan, khusus kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air yang telah ada pengalaman, jika sudah mendapatkan amanat, untuk segera mengorganisir kekuatan kita dalam menanggulangi musim penghujan. Segera pastikan pengelolaan kita di sana berjalan dengan sebaik-baiknya," ujar Anies melalui keterangan tertulis.

Sosok Yusmada Faizal ini bukan pejabat baru di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Dia pernah menjabat Kadis Bina Marga DKI Jakarta pada 2015, yaitu era Ahok. Bahkan Ahok pernah memujinya karena dianggap sukses membangun Simpang Susun Semanggi tanpa menggunakan dana APBD.

Usai dilantik, Yusmada menyampaikan beberapa program untuk mengendalikan banjir, salah satunya mengendalikan air hujan. Yusmada akan mengendalikan air dari hulu sungai ke waduk-waduk besar.

Terkait antisipasi rob, dia juga akan membangun tanggul pantai untuk mencegah air dari laut.

"Kita harus mengendalikan air yang datang dari langit Jakarta, ini memang revitalisasi polder-polder air membangun polder baru. Kalau nggak salah ada 10 polder yg akan kita bangun," kata Yusmada di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (23/2/2021).

"Terus aliran dari hulu kita akan coba kendalikan debitnya melalui pembangunan waduk- waduk besar, Waduk Pondok Rangon, Brigif, Lebak Bulus itu air dari selatan. Dan yang dari arah rob kita akan bangun tanggul pantai, meneruskan yang (tahun) kemarin," ucapnya.

Yusmada mengatakan Pemprov DKI juga menyediakan dana pembebasan lahan revitalisasi beberapa sungai. Dana tersebut sebanyak Rp 1 triliun.

"Tahun lalu kan kita sudah melaksanakan sekitar, saya datanya saya ini dulu, ada Rp 340 miliar yang sudah kita selesaikan di Ciliwung dan di Sunter dan tahun ini akan ada anggaran sekitar Rp 1 triliun untuk membebaskan kali-kali itu dengan waduk-waduk," katanya.

Simak juga video 'Dua Solusi Wagub DKI untuk Warga di Daerah Langganan Banjir':

[Gambas:Video 20detik]



Dilantiknya Yusmada sebagai Kadis SDA DKI Jakarta direspons Ahok. Ahok mengakui kinerja bagus Yusmada.

"Bagus," ujar Ahok saat dihubungi detikcom, Rabu (24/2/2021).

Ahok juga menyampaikan pesan ke Yusmada sebagai Kadis SDA DKI Jakarta harus berani mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

"Kalau urusan SDA, harus berani saja," ujar sosok yang kini menjabat Komisaris Utama PT Pertamina ini.

Yusmada juga sempat dipuji Ahok soal Simpang Susun Semanggi. Ketika itu Yusmada masih menjadi anak buah Ahok.

"Pak Yusmada ini top ini, Kepala Bina Marga, didesak-desak, dikerjai juga. Terima kasih sama Mori juga gedung, kompensasi DP, gedung Mori, kan," kata Ahok.

Kini, Anies mempercayakan urusan air di Jakarta kepada Yusmada. Soal program, Yusmada tak mau mempersoalkan istilah naturalisasi dan naturalisasi. Dia berfokus bagaimana saluran air yang ada di Jakarta dapat menampung air.

(idn/idn)