Periode Vaksinasi Pedagang Pasar Tanah Abang Diperpanjang hingga 2 Maret

Rahmat Fathan - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 00:05 WIB
Petugas menyuntikan vaksin COVID-19 kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). Vaksinasi COVID-19 tahap kedua yang diberikan untuk pekerja publik dan lansia itu dimulai dari pedagang Pasar Tanah Abang.
Petugas menyuntikan vaksin COVID-19 kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021) (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperpanjang periode vaksinasi COVID-19 pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hal ini dilakukan, mengingat animo pedagang untuk divaksin COVID-19 cukup tinggi.

Padahal, sebelumnya sejumlah pedagang menolak vaksinasi dengan berbagai macam alasan. Namun, para pedagang mendengar kabar bahwa pada Selasa (23/2) adalah hari terakhir vaksinasi, sehingga para pedagang berdatangan untuk mengantre dan menimbulkan kerumunan.

"Mereka mendengar berita hari Selasa (23/2) itu terakhir. Memang sebenarnya kalau 9.720 (pendaftar) yang awal itu kita rencanakan selesai di hari Selasa, cuman kemudian yang belum terdata, mungkin yang belum terdata ini pas dibuka pendaftaran 2 minggu lalu mereka nggak pada mau. Dibuka lagi, nambah lagi 11 ribu lebih, jadi total itu skarang 21.250. sehingga kita putuskan untuk perpanjang," ujar Koordinator Pelaksana Vaksinasi Pedagang Pasar Tanah Abang, Siti Khalimah saat dihubungi wartawan, Rabu (24/2/2021).

Setelah dilakukan evaluasi, vaksinasi pedagang Pasar Tanah Abang akan dilanjut pada Kamis (25/2) besok. Kali ini, dilakukan dengan pengaturan baru.

"Hari ini kita coba cara baru, kuponnya tidak diedarkan karena orang pasar bingung juga kalau ngedarin kupon kan. Jadi kita buat pengumuman, kupon bisa diambil di lantai 12 di kantor pengelola pasar. Untuk pedagang lantai ini, diambil jam sekian, tanggal sekian, jadi diatur. Jadi hari ini mereka mulai ambil kupon nih," katanya.

Sehingga saat vaksinasi besok, para pedagang diharapkan datang dengan membawa kupon.

"Sehingga besok orang yang dateng itu diharapkan sudah bawa kupon. Tapi, mereka harus terdata dulu, udah terdata baru dikasih kupon. Mudah-mudahan besok lancar," lanjutnya.

Berapa target jumlah pedagang yang akan divaksin. Simak di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2