Gali Masukan, Tim Pengkaji Bakal Undang Pelapor dan Terlapor Kasus ITE

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 21:54 WIB
Rapat tim pengkaji UU ITE di Kemenko Polhukam. Rabu (24/2).
Rapat tim pengkaji UU ITE di Kemenko Polhukam. Rabu (24/2). (dok Kemenko Polhukam)
Jakarta -

Pemerintah telah membentuk tim untuk mengkaji Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ketua tim kajian Sugeng Purnomo menegaskan tim tersebut akan mengutamakan masukan dari pelapor dan terlapor UU ITE.

Hal itu disampaikan Sugeng saat menggelar rapat kedua bersama anggota tim kajian UU ITE. Rapat digelar pada Rabu, (24/2/2021) di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

"Narasumber yang kita sepakati kita akan utamakan dari klaster kelompok terlapor atau pelapor, kita ingin mendengar apa sih yang mereka rasakan dan alami dari proses yang pernah dijalani, yang kedua adalah kelompok aktivis atau masyarakat sipil dan praktisi. Hal ini untuk melihat pada saat implementasi UU ITE ini apa yang terjadi dari pengamatan mereka," kata Sugeng melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom.

Sugeng menuturkan, pada pekan pertama, tim akan membuat focus group discussion (FGD). Kemudian pekan berikutnya, tim akan menyusun laporan dengan menggelar rapat pembahasan dengan Sub Tim I dan II.

"Sesuai timeline yang disepakati dalam rapat kedua ini, minggu pertama tim akan melakukan kegiatan FGD, satu minggu berikutnya akan ada rapat pembahasan yang diselenggarakan oleh Sub Tim I dan Sub Tim II, selanjutnya penyusunan laporan," tuturnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya..

Saksikan video 'Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Pengurus IPW Berakhir Damai':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2