Elektabilitas Merosot di Survei Kompas, PAN Akan Perkuat Basis Sumatera-Sultra

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 19:27 WIB
Sekjen PAN Eddy Soeparno
Eddy Soeparno (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta -

Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan penurunan elektabilitas PAN secara drastis. PAN menyatakan akan memperkuat basis-basis suara mereka, dari Sumatera, Sulawesi Tenggara (Sultra), hingga Papua.

"(Itu) merupakan akibat dari kuatnya pengaruh dari caleg-caleg PAN. Jadi artinya kekuatan PAN ada di caleg-calegnya," kata Sekjen PAN Eddy Soeparno kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Eddy mengatakan wajar apabila PAN mendapat elektabilitas yang rendah karena kekuatan partainya terdapat di para caleg. Menurut dia, apabila survei dilakukan menjelang pemilu saat partai telah menetapkan daftar calon tetap (DCT) anggota legislatif, survei elektabilitas PAN akan mendekati realitas.

"Sehingga kalau partai disurvei memang terlihat perolehan suaranya, elektabilitasnya relatif rendah. Tetapi ketika dilakukan survei nasional apalagi nanti sudah terlihat DCT-nya, di mana caleg-caleg PAN itu ditempatkan, saya kira surveinya itu nanti akan berubah mendekati realita yang biasanya terjadi di setiap pemilu," ucapnya.

Meskipun demikian, PAN menilai semua survei yang ada sebagai pecutan untuk meningkatkan kualitas kerja. Eddy mengatakan partainya akan semakin menguatkan basis-basis partai di daerah.

"Namun demikian, kami akan jadikan setiap survei itu sebagai masukkan dan sebagai pemicu bagi kami untuk tentu meningkatkan kinerja, baik itu di DPP maupun di daerah-daerah. Karena, bagaimanapun juga suara PAN itu tersebar di daerah-daerah," ucapnya.

"Kita memiliki basis-basis kuat dan basis-basis kuat itu akan tetap kita kuatkan lebih lanjut, misalnya di Sumatera, Sumatera Barat, di Jambi, di Riau, di Sulawesi Tenggara, di Jawa Barat, di Papua," ucapnya.

Litbang Kompas sebelumnya merilis hasil survei terkait elektabilitas partai politik. Di situ, PAN mendapat penurunan angka dari tahun sebelumnya.

Berikut hasil survei elektabilitas PAN berdasarkan survei Litbang Kompas pada Januari 2021, yang dibandingkan dengan hasil Pemilu 2019, survei Oktober 2019 dan Agustus 2020.

PAN
Pemilu 2019: 6,84%
Oktober 2019: 2,1%
Agustus 2020: 1,1%
Januari 2021: 0,8%

Simak video 'Usul Madura Jadi Provinsi Kembali Muncul di Rapat Paripurna':

[Gambas:Video 20detik]



(hel/zak)