Round-Up

Petaka Kecelakaan Maut Selepas Kondangan Renggut 9 Nyawa Remaja

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 08:02 WIB
Jenazah korban tewas dalam kecelakaan bus vs Avanza di Sumut disalatkan.
Jenazah korban tewas dalam kecelakaan bus vs Avanza di Sumut disalatkan. (Datuk Haris/detikcom)
Medan -

Sembilan remaja masjid tewas karena kecelakaan maut di Jalan Lintas di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut). Kecelakaan ini terjadi setelah mereka menghadiri acara kondangan pernikahan rekannya dari arah Pematang Siantar.

Kecelakaan ini terjadi pada Minggu (21/2/2021), sekitar pukul 20.30 WIB, mobil Avanza BK-1697-QV yang ditumpangi 9 remaja itu datang dari arah Pematang Siantar menuju arah Tebing Tinggi. Kemudian sesampai di Jalan umum Tebing Tinggi-Pematang Siantar, Km 89-90, tepatnya di Desa G Kataran, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, mobil Avanza diduga berjalan terlalu melebar ke kanan (oleng ke kanan).

Lalu, pada saat bersamaan, datang bus CB Intra, BK-7091-TL, dari arah Medan menuju Pematang Siantar sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas. Bagian depan kiri bus membentur bagian samping sebelah kiri mobil Avanza. Kecelakaan tersebut terjadi di lajur sebelah kiri dari arah Tebing Tinggi menuju arah Pematang Siantar.

"Penyebab utama sedang dalam lidik. Tim Polda dan Polres masih di TKP," kata Dirlantas Polda Sumut Kombes Valentino Alfa Tatareda dimintai konfirmasi, Senin (22/2).

Pengemudi dan penumpang mobil Avanza yang meninggal dunia adalah warga Laut Dendang, Percut Sei Tuan. Sopir bus yang terlibat kecelakaan itu juga kabur setelah kecelakaan, kini sopir bus itu sedang diburu polisi.

"Akibat dari kejadian tersebut, pengemudi dan penumpang mobil Avanza mengalami luka berat meninggal dunia di TKP. Dan dibawa menuju ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi," lanjut Valentino.

Adapun identitas 9 remaja masjid itu adalah:

1. Fahrul Hanafi, 22 tahun (pengemudi mobil Avanza)
2. Nur Anissa, 22 tahun.
3. Isma Al Jannah, 22 tahun.
4. Nadila Anggreyani NST, 17 tahun.
5. Arzita, 19 tahun.
6. Fiqih Anugrah, 18 tahun.
7. Rafika Anggreyani NST, 18 tahun.
8. Ahmad Ridho Zaki NST, 16 tahun.
9. Juwita Asri Sormin, 19 tahun.

Dugaan Penyebab Kecelakaan

Kombes Valentino mengatakan kecelakaan tersebut diduga akibat mobil Avanza mengalami pecah ban. Sementara itu, dari arah berlawanan melaju bus.

"Update terakhir dari tim Ditlantas dengan Kasat Lantas, diduga mobil Avanza mengalami pecah ban lalu oleng ke kanan. Bersamaan datang bus CV Intra dari arah berlawanan lalu terjadi laka (kecelakaan)," kata Valentino.

Hal senada disampaikan Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan. Polisi masih mencari sopir bus.

"Pengemudi mobil bus melarikan diri, sedang diburu," kata AKBP MP Nainggolan saat dimintai konfirmasi terpisah.

Lihat juga video 'Korban Tewas Kecelakaan Bus Pemkab Agam Jadi 3 Orang':

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya cerita orang tua korban.

Selanjutnya
Halaman
1 2