PAN ke Pemprov DKI Soal Banjir: Jangan Terjebak Debat Konsep

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 06:17 WIB
Oman Rahman Rakinda
Foto: Oman Rahman Rakinda (dok. Istimewa)
Jakarta -

BMKG memperkirakan Jabodetabek akan diguyur hujan lebat pada tanggal 23-24 Februari 2021. PAN DKI meminta agar Pemprov DKI siaga dan menyiapkan langkah untuk melakukan mitigasi banjir.

"Seluruh jajaran Pemprov DKI harus benar-benar dalam posisi siaga. Antisipasi yang terbaik. Segera inventarisir titik genangan, RT/RW yang berisiko siapkan mitigasinya," kata Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Oman Rohman Rakinda kepada wartawan, Senin (22/2/2021).

Oman juga meminta agar Pemprov menyiapkan lokasi pengungsian. Dia berharap Pemprov DKI telah menyiapkan SOP penanganan banjir, terutama saat pandemi Corona.

"Siapkan lokasi pengungsian dan menyiapkan bantuan yang dibutuhkan. Mudah-mudahan Pemprov sudah menyiapkan SOP-nya. Termasuk yang berkait dengan antisipasi penyebaran COVID-19 di pengungsian," kata Oman.

Lebih lanjut, Oman meminta agar petugas bergerak cepat jika terjadi genangan. Dia berharap apabila nanti terjadi banjir, tidak ada korban jiwa.

"Pastikan semua aparat dan peralatan bisa dimobilisasi secara cepat. Setiap terjadi genangan langsung kerahkan pompa dan tenaga dikerahkan. Jangan sampai jatuh korban jiwa," jelas dia.

Sementara itu, Oman meminta Pemprov DKI segera melakukan normalisasi ataupun naturalisasi. Menurutnya, Pemprov harus memastikan bahwa sungai mampu menampung debit air dalam kondisi normal dan hujan.

"Jangan terjebak pada debat konsep, naturalisasi dan normalisasi segera kerjakan. Pastikan aliran sungai sungai kita dapat menampung debit air. Minimal dalam kondisi normal. Danau, embung, sodetan nyok dirampungkan. Itu wilayah ikhtiar kira sebagai pengelola kota yang ingin kondisi yang lebih baik," kata dia.

Simak juga video 'Eks Ketua Pansus Banjir DKI Sentil Janji 1,8 Juta Sumur Resapan Anies':

[Gambas:Video 20detik]



BMKG sebelumnya memprediksi wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan lebat pada 23-24 Februari. BMKG mengimbau masyarakat agar waspada.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers virtual yang disiarkan di YouTube BMKG, Sabtu (20/2). BMKG memperkirakan puncak musim hujan akan terjadi sampai awal Maret 2021.

"Hari ini kesimpulannya, hari ini kita masih harus waspada ya, kemudian waspada berikutnya tanggal 23 dan tanggal 24, itu yang perlu kami tekankan," kata Dwikorita kala itu.

"Sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek, masih berada dalam periode puncak musim hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi selama periode puncak musim hujan ini, yang diperkirakan masih akan berlangsung sampai akhir Februari, awal Maret 2021," jelas Dwikorita.

(lir/knv)