4 Ormas Salurkan Bantuan Makanan-Selimut ke Korban Banjir di Jakarta

Inkana Putri - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 20:09 WIB
MPR RI
Foto: dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua Umum Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) Aroem Alzier dan Ketua IMI DKI Jakarta Anondo Eko menyalurkan bantuan sosial kepada korban banjir di Jakarta. Kegiatan tersebut dilakukan bersama 4 organisasi masyarakat antara lain GERAK BS, Relawan 4 Pilar, Pemuda Pancasila, Srikandi Garda Ojek Online, dan Team Rescue IMI Jakarta.

Penyaluran dilakukan di dua titik, yakni di Puskesmas Rawajati Jakarta Selatan dan Posko Banjir Pemuda Pancasila Ranting Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Terkait hal ini, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah tersebut dan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban.

"Total bantuan yang disalurkan antara lain 500 kg beras, 100 dus air mineral, 100 dus susu, 100 selimut, 50 pack pampers, dan 150 alas tidur. Sedikit bantuan ini diharapkan bisa mengurangi besarnya beban yang harus ditanggung warga dalam menghadapi musibah banjir. Sekaligus pertanda bahwa mereka tak sendirian menghadapi musibah ini. Masih banyak saudara sebangsa yang menaruh kepedulian, serta mendoakan dan berusaha agar musibah banjir segera teratasi dan tak terulang di kemudian hari," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Senin (22/2/2021).

Tak hanya itu, Bamsoet pun mengingatkan agar warga tetap mengantisipasi potensi curah hujan tinggi akibat cuaca ekstrem. Pasalnya, berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi hingga awal Maret 2021.

"Menurut Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, hingga Minggu (21/2) pagi masih ada 153 wilayah rukun tetangga di Jakarta yang tergenang. Sebanyak 1.361 warga mengungsi di berbagai titik pengungsian. Siapa pun pasti tak ingin terkena musibah, karenanya agar tak terulang kembali, butuh gotong royong dari pemerintah pusat hingga daerah dan didukung masyarakat untuk mulai mengantisipasi berbagai penyebab terjadinya banjir," paparnya.

Dalam mengatasi hal ini, Ketua Umum IMI ini menjelaskan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dibawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR terus mempercepat normalisasi sungai. Pemprov DKI Jakarta juga mendukung program tersebut dengan membenahi daerah aliran sungai (DAS).

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk turut mengatasi persoalan banjir dengan menjaga kebersihan dan tidak mendirikan bangunan-bangunan liar di dekat sungai.

"Masyarakat juga harus mendukung dengan tidak mendirikan bangunan liar di sepanjang DAS. Serta tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, yang tidak kalah penting juga pemerintah provinsi dan pusat harus bersinergi memperbaiki tata ruang dan wilayah ibu kota. Jangan sampai karena mismanagement, rakyat yang menjadi korban," pungkasnya.

(prf/ega)