Warga Terjebak Banjir Tanggul Jebol Citarum Dievakuasi ke Kecamatan-Sekolah

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 03:26 WIB
Tim SAR gabungan bahu membahu mengevakuasi warga di Labuan, Banten. Daerah itu terendam banjir akibat intensitas hujan yang tinggi dan pasang air laut pasca tsunami.
Foto: Ilustrasi (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah warga di Pebayuran, Bekasi, melaporkan terjebak banjir yang disebabkan jebolnya tanggul Sungai Citarum. Warga yang terjebak banjir ini kemudian dievakuasi ke gedung sekolah hingga kantor kecamatan.

"Sudah, kita sudah evakuasi, dengan dibantu TNI dan Polri," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln kepada wartawan, Senin (22/2/2021).

Warga yang dievakuasi dari terjebak banjir dibawa ketiga tempat. Seperti ke kantor kecamatan dan gedung sekolah.

"(Dievakuasi) ke SMAN 1 Pebayuran, kantor kecamatan, dan saung desa," ujarnya.

Henri belum bisa memastikan berapa jumlah pasti warga yang sudah dievakuasi. Namun, dia memperkirakan hampir separuh warga yang terjebak banjir sudah dievakuasi.

"Persentasi ya, kalau orang takut salah, 50% (sudah dievakuasi)," imbuhnya.

Warga kampung Babakan Banten, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pebayuran, Bekasi, sebelumnya terjebak banjir akibat tanggul Sungai Citarum jebol. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menurunkan tim gabungan untuk mengevakuasi para warga.

Dari video yang dilihat detikcom, Minggu (21/2), nama warga yang terjebak itu bernama Siti Hadija. Dia mengatakan terjebak banjir karena air yang meluap dari Sungai Citarum yang tanggulnya jebol semakin meninggi.

"Di sini saya kejebak banjir, Pak, lari ke irigasi pada limbas. Saya nggak tahu mau lari kemana, sedangkan ini air sudah ngepung kita," ujarnya.

Tonton video 'Tolong... Warga Korban Tanggul Jebol Citarum Terkepung Banjir!':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/rfs)