Karangan Bunga Satire Wanita Emas Untuk Anies Tiba di Balai Kota DKI

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 21 Feb 2021 18:14 WIB
Wanita Emas mengantarkan langsung karangan bunga bernada satire soal banjir ke Balai Kota DKI, Minggu (21/2/2021).
Foto: Wanita Emas mengantarkan karangan bunga bernada satire untuk Anies. (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Hasnaeni Moein alias si Wanita Emas mengantarkan langsung karangan bunga ke Balai Kota DKI Jakarta. Melalui karangan bunga ini, ia menagih janji penanganan banjir yang diucapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pantauan detikcom pada Minggu (21/2/2021) di lokasi, ada tiga karangan bunga yang diantarkan wanita emas. Ketiga karangan bunga berisikan ucapan duka cita, salah satunya ditujukan untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

'Turut Berduka Cita Atas Kerja Baik Bapak Anies Baswedan- Dr Hj Hasnaeni, SE, MM'. Karangan bunga lainnya bertuliskan 'Turut Berduka Cita Atas Banjirnya Rumah Hasnaeni Wanita Emas (HWE)-Dr Hj Hasnaeni, SE, MM' dan 'Turut Berduka Cita Atas Terjadinya Banjir-Dr Hj Hasnaeni, SE, MM'.

Karangan bunga satire dari Wanita Emas untuk Anies mejeng di Balai Kota DKI, Minggu (21/2/2021).Foto: Karangan bunga satire dari Wanita Emas untuk Anies mejeng di Balai Kota DKI. (Tiara Aliya/detikcom)

Setelah karangan bunga terpasang di halaman Balai Kota, Hasnaeni membacakan puisi untuk Anies Baswedan. Puisi ini berjudul menagih janji untuk Jakarta.

"Kota ku indah meski hanya terlihat hamparan air yang keruh. Aku kamu saudara saudara saya mungkin bahwa dengan gagahnya Jakarta namun alam mungkin tak terima. Segudang janji untuk Jakarta hanyalah janji semata," ucap Hasnaeni saat membacakan puisi di Balai Kota DKI Jakarta , Jl. Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021).

Wanita Emas kemudian mengeluhkan banjir yang merendam rumahnya di Kemang Timur, Jakarta Selatan. Sebab, ia memandang permasalahan banjir di DKI Jakarta ini tak pernah terselesaikan.

"Saya mewakili masyarakat DKI atas terjadinya bencana banjir yang melanda rumah saya dan yang terjadi berulang kali dan berulang kali. Dari pergantian gubernur, pergantian gubernur, kejadian yang sama kejadian yang sama," jelasnya.

Wanita Emas mengaku punya strategi khusus menangani banjir di DKI. Baca di halaman berikutnya.