Rapat soal Operasi Yustisi, Kapolda Sulsel: Utamakan Persuasif dan Humanis

Reinhard Soplantila - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 22:25 WIB
Rapat anggota TNI-Polri di Sulsel
Rapat anggota TNI-Polri di Sulsel (Reindhard/detikcom)
Makassar -

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Merdy Syam, menggelar pertemuan dengan unsur TNI-Polri guna membahas penanganan penyebaran COVID-19. Dalam hal ini, Kapolda Sulsel menyebutkan akan meningkatkan pelaksanaan operasi yustisi dan edukasi ke masyarakat dalam mencegah penularan virus Corona (COVID-19).

"Kita bagian dari imbangan untuk melaksanakan PPKM yang dilaksanakan di 7 provinsi, jadi kita sebagai daerah yang tidak masuk dalam PPKM tapi kita melakukan kegiatan imbangan jadi kegiatan imbangan tersebut kita tingkatkan berupa pelaksanaan operasi yustisi kemudian memberikan bantuan bakti sosial kita dalam penerapan protokol kesehatan dan melakukan sosialisasi dan edukasi kita ke masyarakat," ujar Irjen Merdy Syam pada Jumat (19/2/2021).

Pertemuan tersebut dilakukan di Markas Polda Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Sulsel, pada Jumat (19/2). Dalam hal itu dihadiri oleh Kapolda Sulsel bersama jajaran serta unsur pimpinan TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan yang akan menggelar operasi yustisi untuk mengawasi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diminta untuk bertindak secara humanis. Jika memang masih dilakukan dan didapati terhadap pelaku yang sama, barulah dilakukan tindakan secara tegas.

"Pelanggaran itu tetap kita proses tetapi yang kita utamakan pendekatan secara persuasif dan humanis, kemudian edukasi sanksi-sanksi itu diberikan pada tahap terakhir pada tindakan-tindakan kita berikan itu langkah terakhir jika memang tidak bisa diberikan tindakan persuasif," jelas Merdy.

Merdy menyebut penularan COVID-19 di Sulsel terjadi penurunan. Dia mengatakan angka sembuh meningkat, sedangkan yang meninggal dunia akibat COVID-19 menurun.

"Pandemi COVID ini sekarang ada kecenderungan menurun kalau kita lihat Sulawesi Selatan dalam beberapa waktu belakangan terjadi peningkatan kesembuhan, kemudian tingkat kematian jauh di bawah tingkat nasional dan yang pasti penerapan protokol kesehatan secara masif kita perketat," ungkap Merdy.

(lir/lir)