Sempat Kabur ke Banten, Perampok Toko Emas di Sumsel Ditembak Polisi

Prima Syahbana - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 10:24 WIB
Tersangka perampok toko emas di Palembang ditangkap saat kabur ke Banten. Tersangka ditembak karena berusaha kabur lagi (dok Istimewa)
Tersangka perampok toko emas di Palembang ditangkap saat kabur ke Banten. Tersangka ditembak karena berusaha kabur lagi (Foto: dok. Istimewa)
Palembang -

Polisi menangkap Usman (40), tersangka perampokan toko emas, di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Saat akan ditangkap, Usman, yang pernah kabur ke Pulau Jawa, kembali mencoba melarikan diri sehingga ditembak polisi.

"Kami menangkap tersangka perampokan toko emas di kawasan Sayangan, Palembang. Tersangka ini sempat kabur ke Pulau Jawa," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi kepada detikcom, Jumat (19/2/2021).

Dia mengatakan tersangka ditangkap anggota Unit 4 Jatanras dini hari tadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat akan ditangkap, tersangka mencoba kabur sehingga terpaksa diberi tindakan tegas terukur di bagian kaki.

"Tersangka ditangkap Unit 4 saat sedang berada di kawasan 12 Ulu, Seberang Ulu I, Palembang. Namun, pada saat dilakukan penangkapan, tersangka berupaya melarikan diri sehingga kita berikan tindakan tegas dan terukur," tegas Suryadi.

Dalam aksinya, kata Suryadi, tersangka ini awalnya melihat toko emas 'Sinar Mas' dalam kondisi sepi yang hanya dijaga oleh dua orang. Melihat situasi dirasa aman, tersangka berniat melakukan perampokan di TKP.

"Dari niat itulah kemudian tersangka melakukan perampokan di TKP, dengan cara memecahkan etalase tempat memajang emas di toko tersebut dengan menggunakan linggis, dan mengambil emas dengan menggunakan tangan," terang Suryadi.

Kepada polisi, tersangka Usman mengaku nekat merampok toko emas karena terjerat utang. Setelah merampok, tersangka kabur ke tepian perairan Sungai Musi untuk bersembunyi dari kejaran masyarakat.

"Tersangka mengaku saat itu kepepet karena utang. Warga yang melihat tersangka kabur mencoba mengejar, namun kehilangan jejak. Setelah aman, tersangka pulang ke rumah dengan naik perahu ketek, dan sore harinya tersangka melarikan diri ke Pulau Jawa, tepatnya di Serang, Banten," jelas Suryadi.

Dari laporan korban Feri Kaslim (35), pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Dan pada dini hari tadi polisi mendeteksi persembunyian tersangka. Tersangka ditangkap dan digelandang ke Subdit Jatanras Polda Sumsel.

"Akibat perbuatannya, tersangka kini ditahan di Mapolda dan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan," tutup Suryadi.

(jbr/jbr)