Mereka Siap Sumpah Mubahalah: Buni Yani, Ahmad Dhani hingga Marzuki Alie

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 18:34 WIB
Buni Yani Melaksanakan Salat Jumat di Tebet jelang eksekusi.
Foto: Ilustrasi Buni Yani (Pradita Utama)

5. Habib Rizieq dan Ade Armando

Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab juga pernah menyampaikan mubahalah. Saat itu, Habib Rizieq menepis sangkaan padanya terkait percakapan berbau pornografi yang diunggah di situs baladacintarizieq.

"Mubahalah. Demi Allah, Alhamdulillah, sejak saya memasuki usia taklif hingga saat ini, saya tidak pernah mencuri, merampas, merampok, membunuh, berjudu, meneggak miras, sodomi ataupun berzina. Jika saya berdusta maka laknat Allah SWT atas diri saya. Dan jika saya benar, maka mereka yang memfitnah saya dan tidak bertaubat akan dilaknat oleh Allah SWT di dunia dan akhirat," demikian bunyi sumpah mubahalah tersebut yang diunggah Habib Rizieq melalui akun Twitter-nya pada 5 Februari 2017.

Empat bulan berselang sejak sumpah Mubahalah tersebut disampaikan Habib Rizieq, Ade Armando menyambut sumpah tersebut. Melalui laman Facebook-nya pada 10 Juni 2017, Ade berani bersumpah jika seseorang yang terlibat percakapan mesum dengan Firza Husein bukanlah Habib Rizieq maka ia siap dilaknat. Namun sumpah itu juga berlaku sebaliknya.

Sumpah itu kemudian ramai dibicarakan di media sosial. Banyak yang menyebut ini merupakan jawaban dari mubahalah Habib Rizieq.

"Sebenarnya ini bukan mubahalah, tapi banyak yang bilang begitu ya. Ya sudahlah," kata Ade Armando saat dimintai konfirmasi, Senin (12/6/2017).

Belakangan polisi menghentikan penyidikan perkara yang menjerat Habib Rizieq tersebut. Sedangkan persoalan tentang mubahalah itu tidak pernah dibahas lagi.

6. Marzuki Alie


Kini, tantangan mubahalah kembali dilontarkan oleh Marzuki Alie yang dituding Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief mengarang soal 'SBY bilang Megawati kecolongan'. Marzuki Alie siap bermubahalah atas pernyataannya ini.

"Pak Andi, perjalanan saya dengan SBY bisa saya pertanggungjawabkan lahir bathin, bisa bermubahalah, karena saksi tunggal semuanya sudah meninggal dunia," kata Marzuki Alie di Twitter, Kamis (18/2/2021).

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie mengaku mendapat dukungan dari para kader daerah untuk maju sebagai Caketum pada kongres di Surabaya pada bulan Mei mendatang. Marzuki mengaku mewadahi dukungan para kader dan siap maju sebagai caketum saat dijumpai di kantornya, Rabu (22/4/2015). Rachman Haryanto/detikcom.Eks Sekjen Demokrat Marzuki Alie saat dijumpai di kantornya, Rabu (22/4/2015). Rachman Haryanto/detikcom. Foto: Rachman Haryanto

Marzuki Alie menyebut dirinya kerap dituduh mencari jabatan di Partai Demokrat (PD). Eks Sekjen PD itu menceritakan kembali apa yang dilakukannya bagi Partai Demokrat.

"Banyak orang mengira saya cari jabatan di PD. PD 2002 hadir di Palembang Prof Subur BS, pakai ruang kampus saya sebelum SBY gabung PD," jelas Marzuki Alie.

Perihal SBY bilang Megawati kecolongan ini disampaikan Marzuki Alie dalam YouTube. Menurut Marzuki, pada 2004, SBY saat itu mengajaknya bertemu di hotel dan terjadilah obrolan soal 'Megawati kecolongan' ini.

Halaman

(rdp/tor)