Jokowi Unggah Foto Cek Vaksinasi COVID di Tanah Abang: Manajemen Lapangan Baik

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 14:11 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau proses vaksinasi COVID-19 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pagi tadi. Jokowi kemudian mengunggah momen itu di akun Instagram resminya.

Dilihat detikcom, Rabu (17/2/2021), dalam foto yang diunggah Jokowi di akun Instagram @jokowi, tampak Jokowi sedang memperhatikan proses vaksinasi. Jokowi menunjuk seorang pedagang yang sedang disuntik vaksin COVID-19.

Pada foto itu tampak pula petugas kesehatan yang menyuntikkan vaksin ke pedagang. Di sebelah Jokowi ada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Di foto tersebut, wajah Anies Baswedan tidak terlihat karena terhalangi vaksinator.

Jokowi dalam caption unggahan itu mengatakan bahwa vaksinasi di Indonesia telah berjalan satu bulan. Jokowi menjelaskan bahwa dirinya baru saja meninjau program vaksinasi tahap dua yang dimulai di Pasar Tanah Abang.

"Satu bulan setelah dimulainya pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 di Indonesia, akhirnya kita memasuki tahapan kedua pekerjaan besar upaya mengakhiri pandemi. Hari ini, bersama Menteri Kesehatan dan Gubernur DKI Jakarta, saya melihat langsung pelaksanaan vaksinasi massal tahap kedua itu di Pasar Tanah Abang, Jakarta," tulis Jokowi.

Jokowi menjelaskan bahwa vaksinasi di Pasar Tanah Abang diberikan untuk para pedagang. Dia menjelaskan bahwa sebanyak 10.000 pedagang Pasar Tanah Abang mengikuti vaksinasi.

"Di dalam pasar? Ya, karena vaksinasi ini untuk para pedagang di Pasar Tanah Abang yang jumlahnya hampir 10.000 orang. Pelaksanaan vaksinasi massal yang saya tinjau tadi berjalan baik, dengan manajemen lapangan yang bagus," jelasnya.

Jokowi mengatakan vaksinasi tahap kedua ini diperuntukkan bagi pelayan publik dan pekerja publik. Vaksinasi itu ditujukan kepada 16,9 juta orang.

"Vaksinasi tahap kedua memang ditujukan untuk 16,9 juta pelayan dan pekerja publik di seluruh Indonesia, serta 21,5 juta penduduk lanjut usia. Termasuk di dalamnya adalah para pedagang pasar, aparat keamanan, wartawan, atlet, pekerja-pekerja di toko dan mal, dan lain-lain," katanya.

(lir/imk)