Round-Up

Terbongkarnya Praktik Jual-Beli Bayi Usia 2 Pekan Seharga Puluhan Juta

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 22:04 WIB
Ilustrasi bayi
Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/Liudmila_Fadzeyeva)
Jakarta -

Polisi berhasil membongkar praktik jual-beli bayi berusia 2 pekan di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Pelaku menjual bayi 14 hari itu seharga puluhan juta rupiah.

Kasus perdagangan bayi ini dibongkar Subdirektorat IV/Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut. Polisi menangkap seseorang berinisial A SIA (42) dan mendapati satu bayi laki-laki berusia 14 hari bersamanya.

Terduga pelaku A SIA merupakan warga Jalan Pukat VII, Medan Tembung. Polisi awalnya menerima laporan adanya praktik jual-beli bayi.

Pengungkapan kasus perdagangan bayi ini bermula dari informasi adanya kegiatan penjualan anak oleh A SIA, Jumat (12/2), sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi bergerak dan melakukan penyelidikan.

Saat menangkap pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa 2 unit ponsel, uang tunai Rp 3.682.000, 2 lembar KTP, SIM, serta STNK motor. Kepada penyidik Subdit Renakta Polda Sumut, pelaku mengaku hendak menjual bayi laki-laki tersebut seharga Rp 28 juta.

"Pelaku sendiri diancam Pasal 76 F jo 83 UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Kasusnya saat ini masih dalam tahap pengembangan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja melalui Kasubdit IV AKBP Simon Sinulingga, dilansir Antara pada Senin (15/2/2021) malam.

A SIA dan bayi laki-laki itu diamankan di kawasan Asia Mega Mas, Kota Medan. Sementara saat ini bayi laki-laki tersebut sudah dibawa untuk dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Polisi terus mendalami kasus ini.

"Benar, saat ini masih dilakukan pendalaman," ujar Tatan.

Selanjutnya
Halaman
1 2