Bima Arya Sebut Ganjil Genap Bogor Efektif Turunkan Kasus COVID-19

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 20:12 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya
Foto: dok. Pemkot Bogor
Jakarta -

Wali Kota Bogor Bima Arya menilai aturan ganjil genap di Kota Bogor dinilai efektif menurunkan kasus COVID-19. Pasalnya, aktivitas maupun mobilitas warga saat pemberlakuan aturan tersebut cukup berkurang secara signifikan.

"Tanggal 6 Februari angkanya 187 per hari, kemarin tanggal 15 Februari angkanya 105 per hari. Jadi ini penurunan yang signifikan sepanjang masa pandemi di Kota Bogor," ujar Bima dalam keterangan tertulis, Selasa (16/2/2021).

"Bahkan keterisian tempat tidur (bed occupancy ratio/BOR) dari tadinya 82 persen, sekarang di angka 48 persen. Sudah di bawah standar WHO yang 60 persen maksimal. Jadi sangat baik," tambahnya.

Hal ini diungkapkannya usai rapat evaluasi penerapan kebijakan ganjil-genap dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Sekretariat Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor.

Menurut Bima, ganjil-genap yang diperpanjang selama dua pekan ke depan ini harus dicari titik temu antara dimensi kesehatan dan juga dimensi ekonomi yang perlu diperhatikan.

"Namun, beberapa data juga tadi dilakukan pembahasan bersama Forkopimda, ada penurunan di bidang ekonomi. Tingkat hunian hotel, kunjungan ke rumah makan, cafe, mall, pasar cukup menurun. Artinya dengan ganjil genap jam 09.00 - 18.00 masih memungkinkan untuk aktivitas ekonomi berjalan," beber Bima.

Di tempat yang sama, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro menyatakan bahwa secara umum pihaknya masih menggunakan pola ganjil genap seperti sebelumnya dengan 6 pos sekat dan 5 checkpoint serta 1 tim crowd free road.

"Sanksi juga masih sama. Kita mengacu kepada Perwali 107 karena ini bukan pelanggaran Undang Undang Lalu Lintas tapi tentang protokol kesehatan. Kecuali bagi para pelaku usaha yang sudah pernah dilakukan peneguran oleh tim Satgas Covid, lalu mengulangi kembali, maka kami akan mempertimbangnkan bersama Pak Kajari untuk menerapkan pidana dalam menegakkan aturan-aturan protokol kesehatan," jelasnya.

Diketahui, Pemkot dan Forkopimda Kota Bogor sepakat untuk melanjutkan kembali aturan ganjil genap kendaraan bermotor. Tidak hanya itu, ganjil genap di Kota Bogor diterapkan saat hari libur nasional.

(prf/ega)