Rapim di Mabes, Kapolri Minta Kasus Km 50 Segera Diselesaikan

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 15:08 WIB
DPR RI setuju Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis. Persetujuan itu diambil dalam rapat paripurna DPR.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar kasus-kasus yang menjadi perhatian publik segera diselesaikan. Sigit menyebut kasus 'Km 50' yang menewaskan 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) adalah salah satu kasus yang menyita perhatian publik yang harus diselesaikan.

"Terkait kasus-kasus yang jadi perhatian publik, seperti Kilometer 50 yang pelanggaran prokes, segera diselesaikan," ujar Sigit dalam Rapim TNI-Polri 2021 di Mabes Polri, Selasa (16/2/2021).

Sigit menyinggung rekomendasi Komnas HAM soal 'Km 50' yang sudah diserahkan ke Polri. Menurutnya, 'Km 50' harus diselesaikan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan.

"Karena sudah ada rekomendasi dari Komnas HAM, jadi tentunya kita harus selesaikan sesuai rekomendasi tersebut," tandasnya.

Sebelumnya, polisi telah mempelajari hasil investigasi yang diserahkan Komnas HAM terkait tewasnya enam laskar FPI di 'Km 50' Tol Cikampek. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono berkoordinasi dengan Komnas HAM untuk meminta barang bukti.

"Meng-update tentang hasil investigasi dari Komnas HAM terhadap kejadian di 'Km 50'. Polri telah menerima hasil investigasi dari Komnas HAM dan telah mempelajari seluruh isi daripada hasil investigasi Komnas HAM tersebut," ujar Rusdi dalam jumpa pers di Mabes Polri, Kamis (11/2).

"Yang diterima oleh Polri dalam hal ini adalah hasil investigasi dari Komnas HAM yang berjumlah lebih kurang 60 halaman. Dan sesuatu yang menjadi lebih penting untuk Polri dapat menindaklanjuti daripada permasalahan ini adalah barang bukti yang sampai saat ini masih dikuasai oleh Komnas HAM," sambungnya.

Sementara itu, Komnas HAM akan menyerahkan barang bukti hasil investigasi kasus Km 50 yang menewaskan enam laskar FPI ke Polri siang ini. Polri mengatakan pihaknya akan menerima barang bukti tersebut.

"Ya (akan menerima barang bukti). Kerja sama yang baik selama ini kita pertahankan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dimintai konfirmasi, Selasa (16/2).

(isa/isa)