Buku SMA di Jabar Ada Link Porno, Kemdikbud: Situs Sudah Diblokir

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Sabtu, 13 Feb 2021 06:15 WIB
Plt Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Perbukuan Kemdikbud Totok Suprayitno (Rahel Narda Chaterine/detikcom)
Foto: Plt Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Perbukuan Kemdikbud Totok Suprayitno (Rahel Narda Chaterine/detikcom)
Jakarta -

Buku pelajaran sosiologi SMA kelas XII di Jawa Barat menjadi sorotan karena di dalamnya berisi link pornografi. Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Balitbangbuk) Kemdikbud Totok Suprayitno mengatakan laman situs tersebut sudah diblokir.

"Laman kalangsunda.net yang jadi sumber masalah sudah diblokir," ujar Totok saat dihubungi detikcom, Jumat (12/2/2021).

Totok menjelaskan sebelum melakukan pemblokiran, Kemdikbud dan Kominfo melakukan penelusuran mengenai kebenaran laman kalangsunda.net sebagai situs porno. Menurutnya, laman tersebut awalnya digunakan dan berisi sebagai konten terkait budaya sunda.

"Kemendikbud telah melakukan penelusuran dan verifikasi data pada buku Sosiologi kelas XII SMA kurikulum 2013 terbitan tahun 2015 yang mencantumkan situs yang pada saat ini disinyalir memuat konten pornografi. Berdasarkan pernyataan penulis dan tim penilai, situs laman yang dimaksud pada saat dirujuk memang awalnya memuat konten terkait kebudayaan Sunda. Hal ini diperkuat dengan penelusuran pada sistem arsip web hingga tahun 2015," katanya.

"Namun, nampaknya domain web tersebut tidak dikelola dengan baik (kedaluwarsa pada 30 Mei 2016), sehingga situs tersebut kemudian diambil alih oleh pihak lain dan konten sudah berubah," sambungnya.

Totok menerangkan berdasarkan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2016 tentang buku yang digunakan satuan pendidikan disebutkan, buku teks ataupun non teks pelajaran isinya harus sejalan dengan nilai Pancasila, UUD 1945 dan norma positif yang berlaku di masyarakat. Karenanya, untuk memenuhi kriteria itu perlu ada pelibatan semua pemangku kepentingan dalam ekosistem perbukuan.

Lebih lanjut, Totok mengatakan pihaknya juga memberikan akses kepada masyarakat untuk mendapatkan buku gratis melalui situs buku.kemendikbud.go.id. Bagi masyarakat yang ingin memberikan saran dan kritik dapat melalui ult.kemdikbud.go.id.

"Melalui Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk), Kemendikbud membuka akses kepada masyarakat untuk mendapatkan referensi buku gratis dengan berbagai macam format dan konten yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran maupun referensi melalui laman https://buku.kemdikbud.go.id. Kemudian untuk saran dan kritik juga dapat disampaikan melalui Unit Layanan Terpadu (ULT) di http://ult.kemdikbud.go.id yang dikelola Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud," katanya.

Simak juga video 'Hati-hati! Ada Ancaman Keamanan Bagi Ponsel dari Konten Porno':

[Gambas:Video 20detik]



Simak penjelasan lengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2