Bamsoet Puji Upaya Nurdin Halid Perkuat Olahraga Berbasis Koperasi

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 17:07 WIB
MPR
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Universitas Negeri Semarang (Unnes) menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa kepada Nurdin Halid. Tokoh senior Partai Golkar sekaligus tokoh perkoperasian dan olahraga nasional ini mendapatkan gelar di bidang industri olahraga.

Adapun penganugerahan tersebut menjadi bentuk pengakuan akademis atas pemikiran dan karya Nurdin selama lebih kurang 30 tahun berkecimpung di bidang koperasi dan olahraga. Dalam Pidato penganugerahan gelar ini, Bamsoet menyebutkan Nurdin juga memimpin organisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

"Menjadikan orasi ilmiah yang disampaikan Nurdin Halid mengenai penguatan industri olahraga berbasis koperasi, tak hanya didasarkan pada kerangka teoritis saja. Melainkan juga memiliki pijakan kuat terhadap realita yang sudah beliau alami, khususnya selama memimpin PSSI dan Dekopin," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (11/2/2021).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan gagasan Nurdin Halid mengkoperasikan industri olahraga nasional memiliki landasan konstitusional yang kuat. Sebab menurutnya, sesuai dengan amanah Pasal 33 Ayat (1) UUD NRI 1945 yang menyatakan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

Ia menambahkan, dengan gagasan mengkoperasikan industri olahraga tersebut Indonesia bisa mendapatkan dua keuntungan sekaligus. Yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, sekaligus memajukan sektor olahraga nasional.

"Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Koperasi dan UKM, bersama Dewan Koperasi Indonesia dan organisasi olahraga, harus mengembangkan dan mengoperasionalisasikan gagasan besar ini sehingga dapat direalisasikan," jelas Bamsoet.

Bamsoet pun menyampaikan, sebagai politisi senior Nurdin Halid selalu memanfaatkan posisi dan pengaruhnya untuk kemajuan koperasi dan industri sepakbola. Ia menilai, tak heran jika Nurdin gencar memperjuangkan Undang-Undang Koperasi, serta mendorong adanya alokasi APBN untuk gerakan koperasi.

"Beliau juga berhasil mengganti 'baju amatir' klub PSM Makassar dengan 'baju profesional'. Sukses menjadikan Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah Liga Champions Asia 2001, Indonesia menjadi tuan rumah Piala Asia 2007, dan calon resmi tuan rumah Piala Dunia 2022. Berbagai pencapaian tersebut tentunya lahir dari gagasan besar, spirit yang kuat, dan kemampuan lobi tingkat tinggi di level nasional maupun internasional," pungkas Bamsoet.

Sebagai informasi, penganugerahan Doktor Honoris Causa dari UNNES kepada Nurdin juga dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Dewan Penyantun UNNES sekaligus Anggota DPR RI Mujib Rohmat, dan Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Zabadi. Juga jajaran rektorat UNNES antara lain Rektor UNNES Fathur Rokhman, Ketua Senat UNNES Sucipto, dan Ketua Majelis Profesor UNNES Mungin Edy Wibowo.

(akn/ega)