Kunjungi Palestina, Menlu Retno: RI Komitmen Bantu USD 2,3 Juta

Rahel Narda - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 18:41 WIB
Tangkapan layar Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Palestina Riyad al-Maliki
Tangkapan layar Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Palestina Riyad al-Maliki
Jakarta -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menlu Palestina Riyad al-Maliki. Dalam kunjungannya, Retno menunjukkan dukungan terhadap Palestina.

"Pertemuan dengan menteri Maliki sangat produktif dan kembali menegaskan dukungan Indonesia terhadap Palestina. Dukungan ini juga pernah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam percakapan teleponnya bersama Presiden Abbas di Desember 2020," kata Retno dalam telekonferensi, Rabu (10/2/2021).

Lebih lanjut, Retno mengungkapkan dukungan Indonesia berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNSC Resolutions) dan solusi dua negara (two state resolution). Di situ, Retno juga banyak mengangkat pembicaraan perdamaian.

"Kemudian isu kedua saya adalah menjajaki kemungkinan jalan untuk dimulainya kembali pembicaraan damai. Dan pembicaraan dan negosiasi harus dilanjutkan lebih cepat daripada nanti dan Indonesia siap untuk berkontribusi." ucapnya.

Kemudian, Retno juga menyinggung isu persatuan di Palestina. Menurutnya, isu persatuan di Palestina merupakan hal yang penting menjelang Pemilu di sana.

"Saya mengulangi pentingnya persatuan dan soliditas Palestina. Hal ini menjadi lebih penting menjelang rencana presiden dan pemilihan parlemen di Palestina," ucapnya.

Tak lupa juga, Retno mengatakan Indonesia siap membantu Palestina khususnya di masa pandemi COVID-19 ini. Indonesia juga berkomitmen menyediakan USD 2,3 juta untuk membantu Palestina melalui United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) dan International Committee of the Red Cross (ICRC).

"Tentang dukungan Indonesia kepada Palestina termasuk saat terjadi pandemi. Kita membahas juga tentang itu. Indonesia berkomitmen untuk memberikan USD 2,3 juta untuk Palestina melalui berbagai mekanisme secara bilateral maupun melalui UNWRA dan ICRC," ucapnya.

"Saat ini, Pemerintah Indonesia sedang melakukan komunikasi yang erat dengan pemerintah Palestina, UNWRA, dan ICRC," sambungnya.

(hel/tor)