PDIP: Jurus Jitu Jokowi Atasi Banjir DKI Tak Dijalankan Anies

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 11:41 WIB
Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soejono
Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soejono (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Nusyirwan Soejono mengkritik langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam penanggulangan banjir Jakarta. Anies disebut tak menjalankan jurus Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menanggulangi banjir saat menjabat Gubernur DKI.

"Jurus jitu Pak Jokowi mengatasi banjir DKI tidak dijalankan Anies. Banjir kembali melanda sebagian besar kawasan Ibu Kota negara DKI Jakarta Selasa pagi," kata Nursyirwan dalam keterangan tetulis, Rabu (10/2/2021).

Jurus Jokowi yang dimaksud Nusyirwan adalah proyek sodetan Kali Ciliwung menuju Banjir Kanal Timur. Dia menyayangkan proyek sodetan Kali Ciliwung itu berhenti.

"Padahal pemerintah sudah punya jurus jitu menangkal banjir yang digagas sejak Pak Jokowi menjabat Gubernur DKI. Salah satunya proyek sodetan Kali Ciliwung. Sodetan Kali Ciliwung adalah proyek penangkal banjir yang menghubungkan Sungai Ciliwung dengan Kanal Banjir Timur (KBT). Proyek ini bakal mengalirkan limpahan air sungai Ciliwung ke KBT. Namun sayang, pengerjaannya malah mandek tanpa lanjutan," ujarnya.

Proyek sodetan Kali Ciliwung itu menurut Nusyirwan digagas saat Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta pada 2013. Sodetan Kali Ciliwung dinilai dapat menanggulangi banjir Jakarta.

"Pada tahun 2013, Joko Widodo yang kala itu masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, menggelar rapat bersama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang kala itu menjabat sebagai Presiden RI. Rapat yang digelar di posko penampungan banjir di GOR Otista, Jakarta Timur, awal 2013 itu menyepakati proyek penanggulangan banjir Jakarta sodetan Kali Ciliwung," ucapnya.

Simak juga video 'Tinjau Kali Sunter, Anies Baswedan Klaim Banjir Lebih Terkendali':

[Gambas:Video 20detik]


Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2