Gelar Webinar Mitigasi Learning Loss, Inovasi Hadirkan Peneliti dari Oxford

Puti Yasmin - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 10:28 WIB
Sejumlah adaptasi dilakukan di masa pandemi COVID-19. Salah satunya melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring guna cegah penyebaran virus Corona.
Foto: Grandyos Zafna/Ilustrasi/Gelar Webinar Mitigasi Learning Loss, Inovasi Hadirkan Peneliti dari Oxford
Jakarta -

Lembaga INOVASI untuk Anak Sekolah Indonesia Kemitraan Australia-Indonesia mengadakan webinar khusus untuk memitigasi dampak learning loss pada peserta didik. Kegiatan ini turut menggandeng orang tua, guru, hingga pemerintah.

Menurut Manajer Program INOVASI Kalimantan Utara Handoko Widagdo pada dasarnya potensi learning loss dirasakan di seluruh dunia selama masa pandemi COVID-19. Dampak semakin terasa pada daerah yang fasilitasnya kurang, seperti di lingkungannya Kalimantan Utara (Kaltara).

"Kita merasa risau dengan pembelajaran di masa pandemi ini. Kami INOVASI Kaltara sudah mendampingi dinas sejak awal pandemi, fokus dinas memerhatikan anak-anak dapat akses daring. Kami khawatir hanya sebagian Kaltara yang dapat dan betul survei 50% anak-anak nggak terjangkau internet, secara teknis nggak ada jaringan dan dari ekonomi nggak ada gawai dan kuota internet," jelas dia kepada detikcom, Selasa (9/2/2021).

Bahkan, di Malinau terjadi kasus di mana anak didik menunjukkan pekerjaan rumah (PR) dengan hasil yang baik. Tetapi, saat masuk sekolah sang peserta belum dapat membaca sehingga membuatnya merasa miris akan dampak learning loss.

"Ada kasus di Malinau, di mana sekolah di buka dan anak-anak diberi PR itu dikerjakan oleh orang tua hasilnya bagus-bagus. Ketika masuk sekolah ada 10 anak yang sama sekali nggak bisa membaca padahal PR bagus. Jadi, terjadi learning loss di mana kehilangan kemampuan belajar, pemebelajar tidak sempurna dan orang tua ego tinggi (mengerjakan tugas anak),"

Namun, ia melihat secercah harapan bahwa kerugian ini bisa diatasi bila orang tua, praktisi pendidikan, serta pemerintah mau bergandengan tangan. Sebab, mereka semua memiliki peran penting dalam mengatasi learning loss.

"Jadi, kami cari informasi kenapa terjadi, ternyata di luar sana ramai juga tentang learning loss. Jadi, kita bisa mengangkat contoh orang tua yang sudah melakukan itu dan kerja sama dengan guru ini sangat baik," jelas dia.

Webinar Mitigasi Learning Loss untuk Mencegah Kerugian Ekonomi dan Sosial di Masa Depan Akibat PJJ BerkepanjanganWebinar Mitigasi Learning Loss untuk Mencegah Kerugian Ekonomi dan Sosial di Masa Depan Akibat PJJ Berkepanjangan Foto: istimewa

Adapun, webinar dengan nama 'Mitigasi Learning Loss untuk Mencegah Kerugian Ekonomi dan Sosial di Masa Depan Akibat PJJ Berkepanjangan' akan berlangsung pada Kamis, 11 Februari 2021 mendatang.

Acara tersebut juga menghadirkan peneliti dari Universitas Oxford Inggris Michelle Kaffenberger, serta Plt Kepala badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemdikbud Totok Suprayitno sebagai keynote speaker.

(pay/erd)