'Real Pasutri' Sumsel Tawarkan Threesome Via Medsos, Ide Disebut dari Istri

Syahbana - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 15:10 WIB
Real Pasutri di Palembang ditangkap Polrestabes Palembang karena menawarkan jasa threesome (Syahbana/detikcom)
'Real Pasutri' di Palembang ditangkap Polrestabes Palembang karena menawarkan jasa threesome. (Syahbana/detikcom)
Palembang -

Pasangan suami-istri (pasutri) berinisial PR dan SM ditangkap Unit PPA Polrestabes Palembang karena menawarkan jasa threesome. Keduanya mengaku nekat melakukan aksi itu karena faktor ekonomi.

"Ya karena faktor ekonomi. Itu alasan kedua pelaku," kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat kepada detikcom, Selasa (9/2/2021).

Terkait faktor ekonomi, polisi masih mendalami apakah memang betul untuk kebutuhan sehari-hari atau tidak. Diduga ada faktor lain yang menyebabkan keduanya nekat menawarkan layanan threesome.

"Ya untuk ekonomi masih kita dalami. Ada juga soal katanya ada penyakit. Ini juga masih dalam pemeriksaan penyidik," kata Edi.

Kepada polisi, PR mengaku ide menawarkan jasa threesome berasal dari istrinya. Tawaran jasa threesome itu lalu disebarkan lewat media sosial (medsos) Twitter.

"Mereka sama-sama mau, jadi niat dari keduanya. Tapi sebenarnya yang minta istrinya. Suami bilang istrinya yang minta. Istrinya terlebih dahulu yang berinisiatif mengajak suaminya melakukan penawaran tersebut. Mungkin karena sakit yang dideritanya, tapi itu juga masih didalami," kata Edi.

Sebelumnya, Kapolrestabes Palembang Kombes Irvan Prawira mengatakan, dari penyelidikan unit PPA Satreskrim, pasutri PR dan SM diamankan di sebuah hotel di Kota Palembang karena diduga telah memberikan pelayanan sebagai suami-istri dengan penawaran threesome pada Sabtu (6/2).

"Pasutri ditangkap Unit PPA Sabtu kemarin. Mereka yang menamai dirinya 'real pasutri' ini memberikan pelayanan kepada pria hidung belang untuk servis semacam threesome," tuturnya saat rilis kasus, Senin (8/2).

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Kompol Edi Rahmat mengatakan kedua pelaku yang diketahui merupakan warga Ogan Komering Ilir (OKI) ini ditangkap setelah anggotanya berpura-pura melakukan transaksi terhadap kedua pelaku di salah satu hotel di Palembang.

"Setelah barang bukti cukup, unit PPA yang dipimpin Kasubnit Iptu Pipin Sumailan langsung bergerak dan mengamankan kedua pasangan suami-istri tersebut di sebuah hotel," kata Edi.

Penangkapan tersebut, kata Edi, bermula saat keduanya menawarkan diri di Twitter untuk melakukan hubungan seksual layaknya suami-istri namun dilakukan bertiga (threesome) dengan tarif Rp 1 juta untuk sekali kencan.

"Informasi yang didapatkan, para pelanggan kedua pelaku rata-rata dari luar kota, seperti Jakarta dan daerah lainnya. Dari pengakuan kedua pelaku bahwa aksi keduanya melakukan aksi threesome sudah dimulai pada bulan September 2020.

Tonton Video: Artis ST dan MA Ditarif Rp 110 Juta untuk Lakukan Threesome

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)