Ridho Rhoma 2 Kali Terjerat Narkoba, Ahli Soroti Rehabilitasi Klasikal

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 07:53 WIB
Ridho Rhoma
Ridho Rhoma (Foto: Palevi/detikcom)

Menjadi pecandu narkoba, kata Reza, memiliki masalah yang multidimensi. Dia menyebut rahabilitasi harus dilakukan pada berbagai elemen.

"Empat, menjadi pecandu berarti punya masalah multidimensi. Rehab bisa saja fokus pada detoksifikasi (rehab fisik). Tapi jika dimensi-dimensi lain (psikis, spiritualitas-religiusitas, ekonomi, sosial) tidak ikut dibenahi, maka faktor risiko bagi kekambuhan maupun residivisme akan tetap ada," tuturnya.

Ridho Rhoma sebelumnya ditangkap pada Kamis (4/2) di apartemen kawasan Jakarta Selatan. Ridho Rhoma diamankan bersama dua rekannya.

Atas penangkapan ini Ridho Rhoma terjerat kasus narkoba untuk kedua kalinya. Atas kasus ini, Ridho Rhoma terancam maksimal 12 tahun penjara.

"Pasal yang dipersangkakan di 112 UU Narkotika ancaman hukumannya 4 sampai 12 tahun dan pasal 127 UU Narkotika (dengan ancaman) penjara paling lama 4 tahun penjara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakut, Senin (8/2/2021).

Halaman

(lir/knv)