Round Up

Syukur Istri Polisi Korban Pengeroyokan Usai Kapolri Turun Tangan

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 06 Feb 2021 05:46 WIB
Mantan Kasat Reskrim Polres Wonogiri, Kompol Aditia Mulya jadi korban pengeroyokan saat melerai perkelahian 2 kelompok silat
eks Kasat Reskrim Polres Wonogiri Kompol Aditia Mulya Ramdhani (Foto: dok. istimewa)

Kompol Aditia merupakan korban pengeroyokan saat melerai dua kelompok silat di Wonogiri, Jawa Tengah pada 8 Mei 2019. Saat insiden itu terjadi, Kompol Aditia menjabat Kasat Reskrim Polres Wonogiri.

Saat itu, sekelompok orang tengah berkonvoi dan hendak merusak tugu bersimbol perguruan silat. Namun Aditia ketika itu sedang menyamar dan terpisah dari pasukannya. Dia pun menjadi sasaran massa.

Atas insiden ini, Aditia pun mengalami luka berat di bagian kepalanya, tepatnya belakang telinga. Luka tersebut dialami saat para tersangka menganiaya menggunakan kayu, bambu, dan tangan kosong.

Saking parahnya kondisi Kompol Aditia, perawatan yang semula di RS Oen Solobaru langsung diterbangkan menuju Singapura untuk mendapatkan perawatan di Singapore General Hospital (SGH).

Selama dua tahun ini, Kompol Aditia hanya terbaring di tempat tidur. Dewi mengatakan keluarga masih berupaya melakukan pengobatan terhadap Kompol Aditia.

Salah satunya dengan menjalani terapi stem cell di Rumah Sakit Islam Sultan Agung, Semarang, Jawa Tengah. Dewi menjelaskan di RS tersebut terdapat laboratorium stem cell yang bisa digunakan untuk pengobatan suaminya.

"Suami saya belum bisa kontak mata ataupun merespons sesuatu dengan baik. Kami sedang mengupayakan stem cell yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Unisula (Universitas Islam Sultan Agung), Semarang, karena laboratorium stem cell-nya ada di sana," kata Dewi kepada wartawan, Jumat (5/2).


(yld/yld)