Jejak Kasus Penganiayaan Brutal terhadap Eks Kasat Reskrim Wonogiri

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 16:07 WIB
Kondisi Kompol Aditia
Kondisi Kompol Aditia (Foto: dok. Istimewa)

5 Februari 2021

Kondisi Aditia Mulya Ramdhani belum membaik. Sang istri Dewi Setyawati mengatakan terjadi kerusakan pada otak suaminya yang mengganggu saraf motoriknya.

"Kondisi suami saya belum begitu banyak perubahan karena kebetulan kerusakan parah berada di otaknya," kata Dewi kepada wartawan, Jumat (5/2/2021).

Selama hampir dua tahun ini, suaminya hanya terbaring di tempat tidur. Bahkan Kompol Aditia, sebut Dewi, belum bisa merespons kontak mata dengan baik. Kini keluarga masih berupaya melakukan pengobatan terhadap Kompol Aditia.

Salah satunya dengan menjalani terapi stem cell di Rumah Sakit Islam Sultan Agung, Semarang, Jawa Tengah. Dewi menjelaskan di RS tersebut terdapat laboratorium stem cell yang bisa digunakan untuk pengobatan suaminya.

"Suami saya belum bisa kontak mata ataupun merespons sesuatu dengan baik. Kami sedang mengupayakan stem cell yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Unisula (Universitas Islam Sultan Agung), Semarang, karena laboratorium stem cell-nya ada di sana," terangnya.

Siang ini, Dewi mengaku dihubungi langsung oleh Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dewi mengatakan semua pengobatan suaminya akan ditanggung oleh Polri.

"Langsung sama Bapak Kapolri, apa... untuk segala pembiayaan suami saya akan ditanggung oleh Polri, seperti itu," kata Dewi kepada wartawan, Jumat (5/2/2021).

"Kebetulan (ditelepon) sama Spripim beliau langsung disampaikan bahwa segala pembiayaan suami saya akan ditanggung oleh Polri," sambungnya.

Dewi mengatakan semua treatment Kompol Aditia akan ditanggung Polri. Baik perawatan yang dilakukan di dalam maupun di luar negeri. Ini bentuk kepedulian Jenderal Sigit dan Juliati Sigit Prabowo selaku Ketua Bhayangkari.

"Itu bukan masalah pindah rumah sakit, tetapi pembiayaan segala treatment suami saya akan ditanggung oleh Polri, mau di sini, mau di luar negeri, pun akan ditanggung oleh Polri," kata dia.


(knv/fjp)