Jokowi-PM Malaysia Bahas Perlindungan Pekerja Migran hingga Masalah Myanmar

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 12:21 WIB

Selanjutnya, Jokowi dan Muhyiddin juga membahas isu kawasan ASEAN, terutama perkembangan di Myanmar. Jokowi mengaku prihatin terhadap kondisi politik di Myanmar.

"Kita berharap perbedaan politik itu dapat diselesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku dan untuk mewujudkan visi komunitas ASEAN penting bagi kita semua untuk terus menghormati prinsip-prinsip Piagam ASEAN, terutama prinsip rule of law, good governance, demokrasi hak asasi manusia, dan pemerintahan yang konstitusional," ungkap Jokowi.

"Sebagai satu keluarga, kita minta dua menteri luar negeri berbicara dengan chair ASEAN guna menjajaki dilakukannya pertemuan khusus menteri luar negeri ASEAN mengenai perkembangan Myanmar. Tadi secara detil juga kami sudah berbicara dengan Bapak Perdana Menteri mengenai ini dan dalam pertemuan tadi juga kita membahas mengenai isu Rohingya dan berharap isu tersebut tetap menjadi perhatian kita," sambung dia.

Terakhir, Jokowi dan Muhyiddin juga bertukar pikiran mengenai stabilitas keamanan kawasan. Jokowi mengaku menekankan bahwa stabilitas akan tercipta termasuk di Laut China Selatan jika semua negara menghormati hukum internasional.

"Saya menekankan bahwa stabilitas akan tercipta termasuk di Laut China Selatan jika semua negara menghormati hukum internasional, terutama UNCLOS 1982," kata Jokowi.

Halaman

(mae/imk)