Kasus Haji Permata Tewas Tertembak, KKSS Minta Aparat Usut Tuntas

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 03 Feb 2021 21:44 WIB
Barang bukti kasus penyelundupan rokok ilegal yang tewaskan pengusaha di Kepri
Foto: DJBC Kepri
Pekanbaru -

Pengusutan kasus tewasnya pengusaha Haji Permata masih berlanjut. Perwakilan masyarakat Bugis di Indragiri Hilir minta aparat mengusut tuntas kasus ini.

"Yang namanya persoalan begini kan tidak hanya Haji Permata. Akan tetapi perlu ada perlakuan adil dalam penegakan hukum," terang Penasihat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Indragiri Hilir, Edy Sindrang, Rabu (3/2/2021).

Edy meminta agar semua penyelundup barang-barang ilegal di wilayahnya ikut ditertibkan. Ia bersama masyarakat juga secara penuh mendukung aparat mengusut kasus hingga tuntas.

"Makanya kami meminta agar tim penyidik Polda dan Polres Indragiri Hilir melakukan penyidikan sampai tuntas. Ya kami warga Bugis menyerahkan ini sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, di mana ini sudah dilaporkan pihak keluarga," katanya.

Edy yang juga Ketua Komisi III DPRD Inhil mengaku masih menerima kabar adanya aktivitas penyelundupan. Bahkan aktivitas itu dilakukan usai tewasnya Haji Permata.

"Ada pemain-pemain lain ditertibkan juga. Saya melihat ini ada beberapa pemain, ya mari sama-sama tegakkan hukum karena kita sama-sama membuat hukum itu jadi panglima," katanya.

"Masalahnya belum apa-apa, belum 40 hari (Haji Permata meninggal) sudah ada yang bermain, berdasarkan informasi yang saya dapat," katanya lagi.

Ia pun berharap aparat kepolisian dan Bea-Cukai mengusut hingga tuntas. Termasuk laporan keluarga soal tewasnya Permata dalam penggerebekan rokok ilegal oleh Bea-Cukai.

"Kami menyerahkan proses hukum kasus ini sepenuhnya ke Polda. Kami harap ini sampai tuntas, kami percaya pada aparat kepolisian, tindak semua (penyelundup)," katanya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2