Kasus Korupsi Dana Desa Rp 300 Juta, Kades di Bengkulu Ditahan Kejaksaan

Hery Supandi - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 13:13 WIB
Kejaksaan tahan kades tersangka korupsi dana desa di Bengkulu (dok. Istimewa)
Foto: Kejaksaan tahan kades tersangka korupsi dana desa di Bengkulu (dok. Istimewa)
Bengkulu -

Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Bengkulu, menetapkan Kepala Desa Air Kati, BH, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana desa. Perbuatan BH diduga merugikan negara Rp 300 juta.

"Kades BH diamankan karena telah melakukan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Dana Desa tahun anggaran 2017," kata Kasi Pidsus Kejari Rejang Lebong, Heri Antoni, saat dimintai konfirmasi, Selasa (2/2/2021).

Dia mengatakan indikasi kerugian negara Rp 306.784.809 itu didapat berdasarkan hasil penghitungan auditor dari Inspektorat Rejang Lebong. Menurutnya, Terdapat kekurangan fisik dalam pembangunan Jalan Telpot sebesar Rp 221 juta.

Kemudian, ada kekurangan volume siring pasang sebesar Rp 34 juta dan pajak yang sudah dipungut belum disetor ke kas negara senilai Rp 60 juta.

Heri menjelaskan BH mengakui perbuatannya. Dia mengatakan BH mengelola keuangan seorang diri tanpa melibatkan tim pengelola kegiatan, sekretaris desa dan bendahara. Duit yang diduga dikorupsi itu disebut dipakai BH untuk kepentingan pribadi.

"BH bersifat kooperatif dan siap untuk menjalani proses selanjutnya," ujar Heri.

BH dijerat sebagai tersangka karena diduga melanggar pasal 2 Jo pasal 18 dan pasal 3 Jo pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. BH telah ditahan saat ini.

(haf/haf)