ADVERTISEMENT

Round-Up

Klaim Milik Nenek Moyang di Balik Penjualan Pulau Lantigiang

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Jan 2021 06:38 WIB
Ilustrasi sengketa lahan Pulau Pari
Foto: Ilustrator: Edi Wahyono
Makassar -

Pulau Lantigiang di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dijual pria berinisial SA ke perempuan inisial AS menjadi sorotan. SA disebut mengklaim pulau itu sebagai warisan nenek moyangnya.

"Inilah yang kita belum tahu apa dasarnya dia (menjual). Mungkin ada juga dasarnya," kata Kasat Reskrim Polres Selayar Iptu Syaifuddin kepada detikcom, Sabtu (30/1/2021).

"Informasi awal pulau itu punya nenek moyangnya dia, punya nenek-kakek buyutnya," sambung Iptu Syaifuddin.

Polisi belum memeriksa SA. SA baru akan diperiksa penyidik pada pekan depan.

"Kalau dia (SA) ada di Makassar. Makanya nanti dibuatkan panggilan dia. Ya minggu depan," katanya.

Saat ditanya apakah SA mengklaim Pulau Lantigiang secara keseluruhan, Syaifuddin menyebut hanya sebagian. "Tidak semua juga, nggak semua sebagaian saja, iya (setengah pulau)," katanya.

Pulau Lantigiang diketahui masuk wilayah Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar. Pulau ini tidak berpenghuni dan berjarak 15 menit dari Pulau Jinato. Salah satu yang menarik di pulau ini adalah banyaknya penyu yang sedang bertelur sana.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT