Round Up

Barbar Pasutri di Sumbar Ancam Bunuh Korban dan Video Perkosaan Disebar

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 22:33 WIB
Pasangan suami-istri diduga pemerkosa wanita di Bukittinggi, Sumbar, saat diperiksa oleh polisi
Foto: Jeka Kampai-detikcom
Jakarta -

Sungguh bejat nian kelakuan pasangan suami-istri (pasutri) AF (30) dan YN (40) di Sumatera Barat (Sumbar) ini. Tak hanya diduga memperkosa perempuan S (26), dua tersangka ini mengancam menyebarkan video pemerkosaan itu. Duh!

Aksi bejat AF dan YN terbongkar setelah korban memberanikan dirinya melaporkan peristiwa pilu yang dialaminya ke polisi pada 19 Januari 2021.

Korban kala itu baru melaporkan pemerkosaan yang dialaminya sebulan setelah kejadian lantaran didera trauma. Korban yang takut terus menjadi pelampiasan nafsu bejat AF lantas buka suara.

"Pada awal laporan tanggal 19 Januari kemarin memang lagi shock dan trauma berat, tidak bercerita, setelah pemeriksaan lanjutan tanggal 21 (Januari) sebelum penangkapan baru terbuka dan cerita semua," kata Kasat Reskrim Polres Bukittingi AKP Chairul Amri Nasution saat dihubungi, Selasa (26/1/2021).

Chairul mengungkapkan AF dan korban merupakan rekan kerja di toko yang sama. Sebelum perkosaan, korban juga kerap mengalami pelecehan oleh tersangka AF sejak tahun 2018 silam. Korban mendapat ancaman dari tersangka.

"Di 2020 terjadi perkosaan dua kali. Yang pertama, korban, tersangka sendiri yang membawa ke rumah. Yang kedua kalinya terakhir itu tanggal 11 Desember 2020," kata Chairul.

Chairul mengatakan istri pelaku menjemput korban untuk ikut ke rumahnya. YN juga memaksa dan mengancam korban.

"Istri membuka seluruh baju korban, istri tersangka ini mengatakan, 'Kau puaskan suami saya'. Sebelum melakukan itu, istri ciuman dulu dengan suaminya. Dan yang membantu beli kondom juga istrinya," ujarnya.

Menurut dia, YN mengaku bersedia membantu suaminya memperkosa S karena takut diceraikan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3