KPK Dalami soal Arahan Khusus Proyek Bansos ke Ajudan Pribadi Juliari Batubara

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 21:51 WIB
Fokus Gedung KPK Baru (tidak untuk insert)
Ilustrasi KPK (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Jakarta -

KPK memeriksa Eko Budi Santoso, ajudan pribadi mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara, hari ini. Penyidik mendalami terkait arahan khusus Juliari dalam proyek bantuan sosial (bansos) Corona.

"Eko Budi Santoso (eks ADC/aide de camp atau lebih dikenal ajudan pribadi Mensos RI), didalami pengetahuannya terkait peran dan arahan khusus tersangka JPB (Juliari P Batubara) saat menjabat selaku Mensos dalam pengadaan bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 di Kemensos RI," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (27/1/2021).

KPK juga memeriksa Direktur PT Integra Padma Mandiri, Budi Pamungkas. Ali menyebut Budi dimintai konfirmasi KPK terkait keikutsertaan perusahaannya sebagai salah satu penyedia paket bansos.

"Serta teknis pembayaran atas kerja sama dalam pengadaan bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 di Kemensos RI," ucap Ali.

Sementara itu, KPK memanggil saksi bernama Indah Budi Safitri (swasta). Indah hadir ke KPK untuk menyerahkan berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini.

KPK juga turut memeriksa tersangka Ardian IM. Terhadap Ardian, KPK terus mendalami partisipasinya dalam proses pengadaan bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2020 di Kemensos RI, sekaligus dugaan rincian pemberian sejumlah uang kepada tersangka Matheus Joko Santoso dkk.

Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus korupsi bansos Corona. Dia dijerat bersama empat orang lainnya, yaitu Matheus Joko Santoso, Adi Wahyono, Ardian IM, dan Harry Sidabuke.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2