Ketua Komisi II DPR Tepis Dorongan Pilkada 2022 demi Anies Baswedan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 19:17 WIB
Ahmad Doli Kurnia
Ahmad Doli Kurnia (Rolando FS/detikcom)

Nama Anies Baswedan pun tersebut dipertahankan partai tertentu untuk maju pada capres 2024. Mengawali pencapresan itu, Anies dinilai bisa memulai dari Pilkada DKI 2022 jika tetap digelar.

"Kemudian juga yang ingin mempertahankan nama-nama yang ada sekarang, misalnya Anies di Jakarta. Kalau tidak pilkada, kemudian Anies tidak menjabat 2022-2024, karena diisi plt," ujar Qodari.

Oleh karena itu, ada partai yang mendorong Pilkada DKI 2022 tetap digelar. Jika ada Anies menang, bisa menjadi tiket untuk Pilpres 2024.

"Tetapi kalau Anies maju, dia dapat panggung pilkada dan apabila menang terpilih kembali, maka akan punya panggung lagi di pemerintahan selama 2 tahun. Mungkin partai-partai yang ingin Anies jadi capres itu mendorong agar Pilkada 2022 dan 2023 tetap ada. Dengan kata lain, meminta pilkada total serentak mundur dari 2024 jadi 2027," ucapnya.

Halaman

(rfs/zak)