Menko PMK Serahkan Donasi 530 Gadget dari Ikatan Alumni ITS ke Sekolah

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 16:17 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy menyerahkan donasi 539 gadget dari IKA ITS ke sekolah, di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (26/1/2021).
Menko PMK Muhadjir Effendy menyerahkan donasi 530 gadget dari IKA ITS ke sekolah. (Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Menko PMK Muhadjir Effendy menyerahkan donasi berupa gadget dari Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA ITS). Sebanyak 530 gadget disumbangkan ke sekolah-sekolah.

Penyerahan donasi dilakukan Muhadjir secara simbolis di kantor Kemenko PMK, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (26/1/2021). Siswa dan guru dari SDN Pondok Kacang Barat 03 Tangerang Selatan dan SD Cidokom 1 Kabupaten Bogor menjadi perwakilan penerima donasi ratusan gadget tersebut.

"Dipakai ya, minta diajari sama gurunya. Bu guru atau pak gurunya," kata Muhadjir saat menyerahkan donasi ke perwakilan siswa.

Muhadjir mengapresiasi kepedulian IKA ITS terhadap dunia pendidikan di Tanah Air. Dia menekankan pendidikan merupakan tumpuan kemajuan bangsa Indonesia ke depan.

"Kenapa ITS memilih jalur pendidikan? Ini juga pilihan yang sangat strategis karena, apa pun keadaannya, pendidikanlah yang jadi tumpuan, harapan," jelasnya.

Lebih lanjut Muhadjir berharap donasi IKA ITS ini dapat membantu siswa dan guru dalam menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ). Mantan Mendikbud itu menuturkan gadget memang sangat dibutuhkan dalam kegiatan belajar-mengajar di tengah pandemi COVID-19.

"Tentu saja saya menyambut baik dan gembira inisiatif yang sangat mulia dari IKA ITS memberikan bantuan kepada guru sekolah, kepada para siswa yang sangat besar dibutuhkan untuk proses kegiatan belajar-mengajar di saat pandemi COVID-19 ini," ucapnya.

Ketua IKA ITS Sutopo Kristanto menyebutkan 530 gawai telah disalurkan ke 22 sekolah yang ada di Pulau Jawa. Adapun gawai ini berbentuk tablet beserta perlengkapan penunjangnya.

"Jumlah gawai yang disalurkan dari Ikatan Alumni ITS Jakarta itu kurang-lebih 530 gawai berikut perlengkapannya. Kemudian kita salurkan di Banten, Jatim, dan Jabar," jelas Sutopo.

Adapun IKA ITS menargetkan sekolah yang berada di pelosok yang diberi tablet, sehingga gawai ini bisa digunakan untuk pembelajaran kelompok.

"Sekolah-sekolah kita prioritaskan yang masih sangat kekurangan di dalam murid miliki gawai itu. Makanya kita berikan tablet, bukan handphone, sehingga mereka bisa sharing satu untuk tiga dalam kelompok yang disebutkan. Kelompok-kelompok penting, kelompok belajar yang secara bersama-sama agar tidak mengurangi mutu pendidikan tapi malah memberikan masalah untuk hadapi suatu yang sulit," ujarnya.

(zak/zak)