Bawa 24,9 Kg Sabu, 2 Pria di Palu Divonis Seumur Hidup

M Qadri - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 21:42 WIB
Caucasian woman holding gavel
Ilustrasi (Foto: dok. iStock)
Palu -

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Palu memvonis penjara seumur hidup Roman R Sumbadjindja (36) alias Oman dan Abdul Malik (38) alias Malik setelah terbukti atas kepemilikan narkoba jenis sabu sebanyak 24,9 kilogram. Keduanya ditangkap saat membawa 24,9 kg sabu menggunakan mobil di perbatasan Palu-Donggala, Sulawesi Tengah.

Putusan tersebut disampaikan oleh ketua majelis hakim Marliyus saat menggelar persidangan di PN Palu secara virtual, Senin (25/1/2021). Putusan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yang menuntut hukuman mati terhadap kedua terdakwa.

"Dengan ini kami menyatakan bahwa kedua terdakwa terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana secara tanpa hak atau melawan, menerima menjadi perantara dalam jual-beli menukar atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bulan tanaman melebihi 5 (lima) gram, sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata Marliyus.

Persidangan tersebut dilakukan secara virtual. Kedua terdakwa berada di Rutan Kelas II-A Palu. Setelah dibacakan putusan vonis, terdakwa Abdul Malik masih pikir-pikir untuk banding, sementara terdakwa Roman R Sumbadjindja menyerahkan kepada penasihat hukumnya.

Setelah membacakan putusan, majelis hakim memberikan waktu tujuh hari kepada para terdakwa untuk menyatakan sikapnya menerima atau mengajukan upaya hukum lain.

Kedua terdakwa ditangkap di Pos Satgas COVID-19 perbatasan Palu-Donggala oleh Satnarkoba Polda Sulteng, Minggu (28/6/2020). Kapolda Sulteng Irjen Syafril Nursal menyebut bahwa pelaku mengendarai sebuah mobil yang memuat narkoba jenis sabu sebanyak 25 kg.

"Kedua pelaku ditangkap beserta barang bukti sabu sabu sebanyak 25 kilogram yang dikemas untuk siap edar. Pelaku menggunakan sebuah mobil Hardtop dari arah Donggala ke Palu," ucap Irjen Syafril Nursal, Senin (29/6/2020).

(rfs/rfs)