Kejagung Periksa Sekretaris Benny Tjokro Terkait Dugaan Kasus Asabri

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 19:38 WIB
gedung kejagung
Gedung Kejagung (Foto: dok. detikcom)

Leonard menyebut PT Asabri pada 2012 sampai 2019 melakukan investasi saham Rp 10 triliun dan reksa dana Rp 13 triliun. Namun investasi itu disebut Leonard diduga menyalahi ketentuan.

Kejagung mengusut siapa saja pihak yang masuk dalam pusaran kasus dugaan korupsi penyimpangan investasi di PT Asabri. Kejagung berencana akan memeriksa terdakwa kasus Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro, dalam perkara ini.

"Direncanakan iya (Benny Tjokro diperiksa) tapi waktunya kapan terserah direktur penyidikan, termasuk dalam melakukan pemeriksaan pastilah," kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Ali Mukartono kepada wartawan di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (22/1).

Ali menerangkan perihal rencana pemeriksaan terhadap Benny Tjokro ini sejatinya telah diungkap oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin. Kata Ali, pemeriksaan itu berangkat dari kemungkinan kesamaan tersangka dalam kasus Jiwasraya dengan Asabri, yang kini dibidik Kejagung.

"Kan pernah disebut Pak Jaksa Agung sebagian tersangka kemungkinan sama, gitu kan, jadi siapa. Kalau disebut-sebut Hanson ya berarti pemiliknya kita periksa nanti," katanya.

Halaman

(rfs/rfs)