2 Pegawai Klinik Terlibat Pemalsuan Swab, Promosi Jasa Tanpa Tes di Medsos

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 16:22 WIB
Polda Metro tangkap 8 orang pembuat-pengguna surat swab palsu
Polda Metro menangkap delapan orang pembuat-pengguna surat swab palsu. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Delapan orang diamankan terkait pemalsuan surat swab PCR. Dua di antaranya, yakni RSH dan RHM, merupakan pegawai sebuah klinik.

"Pelaku RSH bertugas sebagai pelaksana farmasi di bagian farmasi Klinik DS, (bertugas) menyalin draf surat hasil tes yang ada di Klinik DS dan dikirimkan ke pelaku RHM untuk diisi data pemesan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Senin (25/1/2021).

Menurut Yusri, kedua pelaku tersebut memanfaatkan jejaring media sosial Facebook dalam memasarkan jasa swab PCR tanpa tes. Bagi para warga yang tertarik menggunakan layanan tersebut hanya tinggal memberikan kartu data penduduk atau identitas lainnya.

Yusri menerangkan, setelah data pemesan terisi, tersangka RSH kemudian mencetak surat tersebut dengan mencantumkan keterangan hasil pengecekan swab dengan status nonreaktif. Surat hasil swab palsu ini lalu distempel cap dari Klinik DS agar bisa mengelabui petugas.

"Cukup dengan memberikan data pribadi, nanti akan keluar surat palsunya lengkap dengan stempel, tinggal di-print out hasilnya adalah nonreaktif untuk bisa melakukan perjalanan," terang Yusri.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2