Gempa Bumi M 5,1 Guncang Wamena, Ini Analisis BMKG

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 06:17 WIB
Seismograf, alat pencatat getaran gempa, Ilustrasi gempa bumi
Foto: Seismograf, alat perekam getaran gempa (Robby Bernardi/detikcom)
Wamena -

Wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua diguncang gempa dengan magnitudo (M) 5,1 (diperbarui menjadi M 4,8). Gempa di Wamena merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar atau patahan lokal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Bambang Setiyo Prayitno, dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (25/1/2021).

Gempa M 5,1 Wamena terjadi pada pukul 04.49 WIB atau 06.49 WIT (waktu lokal di Wamena). Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,53 LS dan 138,85 BT , atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 48 kilometer arah Selatan Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua pada kedalaman 27 kilometer.

Guncangan gempa Wamena dirasakan di daerah Wamena, II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga hari Senin, 25 Januari 2021 pukul 05.20 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," ujar Bambang.

Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

(dkp/dkp)