Round-Up

Panjang Urusan Siswi Nonmuslim Diminta Berjilbab di Padang

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 23 Jan 2021 07:52 WIB
empty classroom view
Ilustrasi (Foto: iStock)
Jakarta -

Seorang siswi nonmuslim di Padang, Sumatera Barat diminta menggunakan jilbab di lingkungan sekolah. Aturan ini berbuntut panjang.

Peristiwa ini awalnya viral di media sosial. Dalam video tampak orang tua siswa dengan Wakil Kepala SMK Negeri 2 Padang. Kedua belah pihak terlibat adu argumen terkait aturan sekolah, yakni kewajiban siswi menggunakan jilbab termasuk nonmuslim di sekolah.

Dilihat detikcom, Jumat (22/1/2021), video itu diunggah oleh akun Facebook Elianu Hia, Ibu siswi SMK Negeri 2 Padang itu. Elianu mengatakan dirinya dipanggil pihak sekolah lantaran putrinya tidak menggunakan jilbab saat ke sekolah.

Di video itu Elianu menjelaskan kepada pihak sekolah bahwasanya dirinya dan putrinya nonmuslim. Dia mempertanyakan aturan mengenakan jilbab itu di sekolah negeri.

"Bagaimana rasanya kalau anak Bapak dipaksa ikut aturan yayasan. Kalau yayasan tidak apa, ini kan (sekolah) negeri," demikian ucap Elianu.

Waka Kesiswaan, Zikri yang menerima kehadiran Elianu menyebut penggunaan jilbab adalah aturan sekolah. Dia juga menunjukkan surat pernyataan yang disebut diteken orang tua siswa saat anaknya hendak masuk sekolah. Salah satu poin aturan itu adalah terkait pakaian.

"Ini tentunya menjadi janggal bagi guru-guru dan pihak sekolah ketika ada anak yang tidak ikut peraturan sekolah. Kan di awal kita sudah sepakat," kata Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Zikri.

Elianu lantas menyebut mencari aturan terkait, mulai dari peraturan gubernur hingga peraturan menteri, namun dia tidak menemukan. Setelah adu argumen itu, kedua belah pihak menunggu keputusan Dinas Pendidikan Sumbar.

Elianu membenarkan orang yang merekam dan berada di video itu. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi Kamis (21/1) kemarin.

"Kejadiannya kemarin, sebagaimana video siaran langsung saya itu," kata Elianu.

Elianu mengaku dipanggil melalui pesan lisan pihak sekolah kepada anaknya. Dia menyebut anaknya sudah 3 minggu dipanggil oleh pihak bimbingan dan konseling (BK) gara-gara tak memakai jilbab.

"Jadi anak saya ini sudah tiga minggu ini dipanggil terus ke kantor BK, sehingga akhirnya saya datang," kata dia.

Simak juga video 'Heboh Video Bullying dan Penamparan, 9 Siswi SMP Diamankan Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2