Dua Kelompok Warga di Kwamki Narama Timika Papua Bentrok, 3 Orang Kena Panah

Aufa Saiman - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 22:20 WIB
Bentrok di Kwamki Narama Timika Papua
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Dua kelompok warga di Kwamki Narama Timika Papua terlibat saling serang dan lempar batu. Tiga orang terkena panah akibat kejadian ini.

Peristiwa itu terjadi Jumat (22/1/2021) sekira pukul 16.20 WIT di kawasan Jalan Kanguru, Kampung Harapan, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika. Aksi saling serang dengan menggunakan batu dan anak panah dipicu kesalahpahaman terkait dengan acara denda adat pembagian bayar kepala pascaperang antarkelompok yang terjadi pada 2015.

Sebanyak 4 orang menjadi korban akibat lemparan batu dan 3 orang kena panah. Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata membenarkan peristiwa itu terjadi diakibatkan salah paham di antara mereka.

"Iya ada kesalahpahaman diantara mereka, para korban sudah diperbolehkan pulang," kata Era.

Untuk mengantisipasi bentrok susulan sejumlah pasukan diturunkan ke Kwamki Narama. Di antaranya 1 SSK Brimob BKO Maluku dan 1 Pleton Dalmas Sat Sabhara Polres Mimika, 1 Regu Unit perintis Sat Sabhara Polres Mimika, 1 Pleton Personel Polsek Mimika Baru, serta 1 Regu Unit Provos Polres Mimika.

Diketahui, kejadian saling lempar batu dan panah berawal dari penyelesaian adat bayar kepala di salah satu rumah warga di Jalan Kanguru, Kelurahan Harapan, Distrik Kwamki Narama. Pembagian bayar kepala pascaperang antarkelompok yang terjadi pada 2015 di Kwamki Narama diikuti masyarakat berjumlah ratusan orang.

Sekitar pukul 16.20 WIT, pada saat pembagian bayar kepala, salah satu masyarakat atas nama M K merasa pada saat pembagian tersebut tidak dianggap sambil melontarkan kata-kata yang membuat warga lain tersinggung. Selanjutnya melakukan pelemparan batu di tanah dan ditanggapi oleh masyarakat yang hadir dengan pelemparan batu dan anak panah sehingga berimbas pada aksi saling balas.

(dwia/dwia)